Warga Tobasa Minta Pemkab Awasi Distribusi Elpiji Bersubsidi

oleh -219 views
Tabung Elpiji kosong di satu Pangkalan di Silaen menunggu pasokan dari Agen, Rabu (10/4). ORBIT/Bernat

Silaen-ORBIT: Akibat pasokan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi dibatasi dan tidak sesuai kuota dari agen resmi ke Pangkalan membuat sejumlah warga yang mayoritas kaum ibu tidak kebagian dan akhirnya cekcok dengan pemilik Pangkalan.

Peristiwa itu terjadi di Desa Pintu Batu, Kecamatan Silaen pada Rabu (10/4) pagi di pangkalan UD Samuel.

Informasi yang diperoleh awak media, di lokasi sejumlah warga itu kesal lantaran Pemilik Pangkalan, M Panjaitan menolak permintaan warga untuk mendapatkan Elpiji bersubsidi itu dengan alasan Kuota pemohon sudah cukup.

“Kuota pangkalan mereka hanya 120 tabung itupun hanya masuk sekali seminggu dengan jumlah yang tidak sesuai kuota yang sudah disepakati dengan Agen PT Pantas Energi,” ujar Jubel Panjaitan, warga setempat meniru ucapan Pemilik Pangkalan.

Lantas, Jubel mempertanyakan pernyataan Pemilik Pangkalan yang menolak permintaan warga dengan alasan Kuota sudah cukup padahal jumlah KK yang bermohon baru 110 sedangkan kuota ada 120.

“Nah, beratti masih sisa 10 tabung lagi, mau dikemanakan mereka 10 tabung itu? Warga masih banyak yang butuh!” tanya Jubel.

Dalam kesempatan itu, Jubel didampingi warga lainnya meminta agar Pemkab. Tobasa turun ke lapangan memeriksa adanya kejanggalan dalam pendistribusian elpiji itu. “Kami menduga ada permainan antara Agen dengan Pangkalan. Mohon Bupati turun ke lapangan,” pinta mereka.

Selain itu, warga juga menuding, ada beberapa pangkalan nakal yang mematok harga diatas Harga Eceran Terendah (HET) yang tidak sesuai dengan ketetapan harga pemerintah.

“Mohon juga di proses Pemilik Pangkalan yang mempermainkan harga elpiji ini,” ketus Jubel.

Di lokasi yang sama, I Panjaitan mempertanyakan mengapa di pangkalan yang lain distribusi elpiji bisa sampai 3 kali tiba dalam satu minggu sedang di desanya hanya sekali. “Ini juga patut dipertanyakan, mengapa di pangkalan lain bisa datang lebih dari sekali dalam seminggu,” gumamnya.

Terpisah, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab. Tobasa, Brostito Sianipar saat dihubungi melalui selularnya terkait langkanya Elpiji itu mengatakan akan segera turun meninjau langsung ke lokasi.

Terimakasih informasi ini pak, besok kami akan segera turun ke lokasi melakukan sidak lapangan. Kami akan memastikan pasokan elpiji bagi warga tetap terpenuhi sebab semua sudah ada dalam data,” sebut Brostito. BT