Warga Dua Desa Datangi Dinas PUPR, Tuntut Timbun Jalan Rawan Banjir

oleh -200 views
Pertemuan perwakilan masyarakat Desa Teluk Rumbia dan Rantau Gedang dengan Kadis Mujni, dikantor Dinas PUPR, Rabu (13/2/2019). ORBIT/M Saleh

Singkil-ORBIT: Masyarakat perwakilan dari dua desa, yakni Rantau Gedang dan Teluk Rumbia Kecamatan Singkil, kembali mendatangi Kantor Dinas PUPR, Rabu (13/2/2019).

Kedatangan masyarakat tersebut diterima langsung Kadis PUPR Mujni dan Sekretaris Erwin, menyusul persoalan pekerjaan proyek jalan senilai Rp20 miliar lebih dilokasi rawan banjir yang tak tuntas dikerjakan 2018.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat berharap agar Dinas PUPR dapat menyegerakan penimbunan jalan dari Singkil memasuki dua desa tersebut yakni dari Gapura hingga Desa Pasar Singkil, sebelum berlangsungnya Pemilu April 2019 mendatang, dan dapat dimasukkan dalam pembiayaan anggaran perubahan 2019.

Di samping itu mereka juga minta agar timbunan di lokasi kepala jembatan memasuki desa tersebut bisa dilaksanakan, lantaran lokasi tersebut rawan kecelakaan.

“Serta menyegerakan proyek pekerjaan pengaspalan jalan tersebut yang anggarannya telah masuk dalam Silpa akibat tidak tuntas dikerjakan hingga memasuki akhir 2018,” ujar M Sabir salah satu perwakilan masyarakat Rantau Gedang.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Kadis PUPR Mujni berjanji mengawal dan akan menyegerakan pekerjaan tersebut. Namun diminta agar segera secepatnya menyurati Bupati sehingga bisa segera dilaksanakan sebelum Pemilu.

“Kendati persoalan lintasan rawan kecelakaan di kepala jembatan tersebut, Mujni memastikan pihaknya akan melaksanakan pekerjaan penimbunan tersebut dalam dua hari ini,” sebut Mujni.

Selain menyampaikan permintaan secara lisan, masyarakat turut melayangkan surat permohonan untuk menyegerakan pembangunan jalan Singkil-Teluk Rumbia, yang akan ditandatangani diatas materai bersama oleh sejumlah perwakilan masyarakat, kepala desa, Imum Mukim Sahbatul Urta serta Camat Singkil Safrizal.

Akibat mangkraknya proyek tersebut juga sempat memicu aksi demo masyarakat dua desa dihalaman kantor bupati, Kamis (7/2) lalu. Lantas Bupati bersama Wakil Bupati serta sejumlah pejabat lainnya turun langsung meninjau jalan yang dibiayai bersumber anggaran DAK 2018 dengan nilai kontrak, Rp.20.249.311.000. On-MS/AH