Tim Tabur Kejatisu Tangkap Buronan Korupsi Dana Desa di Labura

oleh -862 views
Tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dipimpin langsung Asintel Dwi Setyo Budi Utomo bersama Tim intelijen dari Kejaksaan Agung RI berhasil menangkap DPO, Sarpin (48) sesuai Surat Perintah Penyidikan Kejaksaan Negeri Labuhan Batu Nomor: Print-01/L.2.18/F.2/07/2020 tanggal 14 Juli 2020

MEDAN| Sarpin (48) Kepala Desa Bulungihit, Kecamatan Marbau, Kabupaten Labuhan Batu Utara – Sumatera Utara berhasil diamankan Tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara setelah buronan tersangka kasus korupsi dana desa senilai Rp 960.000.000, Selasa (24/11/2020).

Tersangka kasus korupsi dana desa tak berkutik saat berhadapan Tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Tim intelijen Kejaksaan Agung RI pasca pelariannya di tengah perkebunan sawit, tepatnya di Dusun Blimbingan Desa Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hilir, Tembilahan, sekitar 5 kilometer dari Jalan Lintas Timur Jambi – Pekanbaru, Senin (23/11/2020).

Tim intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dipimpin langsung Asintel Dwi Setyo Budi Utomo bekerja sama dengan Tim intelijen dari Kejaksaan Agung RI menangkap DPO atas nama Sarpin (48) sesuai Surat Perintah Penyidikan Kejaksaan Negeri Labuhan Batu Nomor: Print-01/L.2.18/F.2/07/2020 tanggal 14 Juli 2020.

Asintel Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dwi Setyo Budi Nugroho, dalam keterangannya yang diterima Orbitdigitaldaily.com, Selasa(24/11/2020) mengatakan Kepala Desa Kepala Desa Bulungihit, Sarpin masuk daftar pencarian orang (DPO) setelah menyandang status tersangka kasus korupsi dana desa, tahun anggaran 2016-2019.

” Sarpin berhasil diamankan, Senin (23/11/2020) oleh Tim Tabur (Tangkap buronan) intel Kejati Sumut bersama tim Kejaksaan Agung RI di tengah hutan perkebunan sawit, jaraknya sekitar 5 Km dari Jalan lintas Timur Jambi-Pekanbaru,” kata Dwi Setyo Budi Utomo.

Dwi Setyo Budi Utomo, mantan Kajari Medan menjelaskan Sarpin menjadi buronan dan mengaku sudah 1 bulan berada di rumah kenalannya untuk menghindari panggilan Kejari Labuhan Batu.