Ternyata Lebih Banyak Warga Yang Menolak Pemortalan Jalan Nippon dan Takenaka Marelan

oleh -422 views
Pengusaha dan Masyarakat Lingkungan V dan VI Kelurahan Paya Pasir Marelan ketika mengadukan masalah Pemortalan Jalan ke Komisi B DPRD Sumut (foto/ist)

MEDAN| Ternyata lebih banyak warga yang menolak Pemortalan Jalan Nippon dan Takenaka Lingkungan V dan VI Kelurahan Pasir Kecamatan Medan Marelan. ” Itu yang mendukung pemortalan sebagian besar bukan warga setempat melainkan warga lingkungan lain, dan paling banyak hanya sekitar 2 KK saja ,” kata perwakilan masyarakat yakni Sopyan, Supiani Sibarani dan M Syanip ketika mengadukan nasibnya ke Komisi B DPRD Sumut , Selasa (12/10/2021).

Sopyan mengungkapkan bahwa akibat polemik pemortalan Jalan Nippon dan Takenaka itu mengakibatkan mata pencarian saya menjadi terganggu karena tidak ada aktivitas pengangkutan dan bongkar muat yang selama ini ada dan menghidupi kami dan warga lainnya. ” Selama ini penghasilan kami dari aktivitas pengangkutan dan pergudangan ini, cari makan untuk anak dan istri kami ya dari pergudangan dan pengangkutan ini. Kalau jalan itu diportal dari mana pengangkutan dan pergudangan akan berjalan,” kata Sopian kembali.

Hal senada juga disampaikan pemilik warung Supiani br Sibarani yang mengungkapkan selama aktivitas pengangkutan dan pergudangan terganggu maka warung saya tidak laku padahal saya menghidupi anak saya seperti untuk sekolah,makannya dan lain sebagainya.” Kalau ditanya lebih banyak mana warga yang menolak pemortalan atau yang mendukung saya yakin lebih banyak warga yang menolak permortalan jalan itu,” kata Supiani.

Dihadapan Anggota Komisi B DPRD Sumut Sugianto Makmur , Supiani mengungkapkan persoalan pemortalan ini harus segera dituntaskan karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak.”Jangan karena kepentingan kelompok tertentu lantas mengabaikan kepentingan orang banyak yang bisa mengganggu bahkan menutup mata pencarian mereka,” sebut Supiani kembali.