Stok Menumpuk, Harga Sayur Masih Terpuruk

oleh -579 views
Pedagang sayur/Ist

Medan-ORBIT: Harga sejumlah komoditas di pasaran dalam dua hari ini belakangan mengalami penurunan yang sangat tajam, seperti tomat, kol, wortel, kentang.

Sayangnya komoditas tersebut bukan merupakan komoditas yang bisa disubstitusi sehingga kerap luput dari fokus pengendalian inflasi di daerah. Penurunan harga sayur mayur tersebut pastinya sangat mengganggu kalangan petani.

Berdasarkan pantuan di lapangan, sejumlah kebutuhan pangan tersebut turun harganya dikarenakan pasokan yang melimpah. Adanya panen besar pada jenis sayuran tersebut, mengakibatkan banyaknya penumpukan barang sehingga harganya terpuruk jauh.

“Penurunan harga sejumlah sayur mayur itu sudah berlangsung dalam beberapa hari terkahir ini nak,” ungkap boru Sembiring, seorang pedagang Pasar Petisah Medan, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, penurunan harga sejumlah sayur-mayur tersebut membawa berkah tersendiri. Sebab, adapun konsumen setianya atau pembeli yang memiliki usaha pribadi tidak lagi menawar, dan berbelanja lebih banyak dibanding biasanya.

“Namanya harga lagi murah, jadi langganan pun belinya gak nawar-nawar lagi. Kemudian yang tadinya beli cuma setengah kilo ini jadi sekilo. Dua kali lipatlah bisa di bilang. tapi walaupun seperti itu, modal kita balek gak baleklah. Tapi tetap bersyukur karena rezeki kan tuhan yang mengatur nakku,” pungkasnya.

Dengan adanya penurunan harga tersebut, Pengamat ekonomi, Benjamin memperkirakan harga akan tetap bertahan murah setidaknya sampai 2 minggu mendatang.

“Permasalahan turunnya harga sayur-mayur tersebut sudah pasti akan menekan daya beli petani kita. Kalau konsumen pasti tidak mempermasalahkan anjloknya harga sayuran yang saat ini terpuruk hingga 50% an,” ungkapnya.

Di tengah terpuruknya harga sayur mayur, harga komoditas cabai belakangan stabil di Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per Kg. Sementara itu bawang putih yang sebelumnya sempat turun ke 28 ribuan per Kg, saat ini harganya kembali meroket di kisaran Rp40 ribuan per Kg.

“Untuk harga kebutuhan pangan lainnya masih terpantau tidak mengalami perubahan. Beras masih bertahan dikisaran 11 ribuan per Kg untuk kualitas medium. Sementara itu harga telur ayam yang sempat turun di bulan lalu, saat ini harganya relative stabil dikisaran 20 ribu per Kg. Demikian halnya dengan harga daging ayam,” jelasnya. Om-Wir