Sidang Perkara UIN Sumut Makin Seru , Saksi Bantah Ada Perintah Dari PPK Untuk Tandatangani Berkas

oleh -373 views
Tim Kuasa Hukum Drs Syahruddin Siregar MA (foto/ist)

MEDAN| Sidang perkara UIN Sumut Senin ( 6/9/2021) yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Medan berlangsung seru. Pasalnya, saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum yang berasal dari Pemeriksa dan Penerima Hasil Pekerjaan (P2HP) yaitu masing-masing Irwansyah (ketua), Dedi Junaidi (sekretaris) dan Muhammad Dahrin (anggota), membantah telah ditekan oleh PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) ataupun KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) untuk menandatangani Berita Acara Pemeriksaan Progres Pekerjaan untuk pencairan pembayaran pengerjaan gedung kuliah terpadu UINSU ke kontraktor.

Menurut ketiga saksi tersebut, setelah adanya penilaian dari Konsultan Manajemen Konstruksi (KMK) sebagai pengawas yang ahli dibidangnya, maka selanjutnya P2HP memberikan tandatangan.

Jaksa dari Kajari Medan, membacakan BAP ketiga saksi tersebut, yang menyatakan ada perintah dari PPK untuk menandatangani berkas agar pencairan dana dapat dilakukan.

“ Tak ada perintah dari Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk menandatangani, kami tandatangani setelah Konsultan KMK memberikan penilaian”.

Kitapun heran, kenapa ada pernyataan itu didalam BAP, seingatku gak demikian” Terang Dedi Junaidi yang diamini kedua rekannya dari P2HP.

Irwansyah selaku ketua P2HP menjelaskan “Pada Desember 2018, saya lupa tanggalnya, Manajemen Konstruksi (MK) selaku konsultan menyampaikan progres pengerjaan sudah 91% lebih dan ada uang jaminan untuk penyelesaian proyek sehingga pembayaran bisa dilakukan. MK sudah tandatangan, sehingga saya juga tandatangan pak Hakim, sebab saya bukan orang teknis dan mengikuti konsultan,” ujar Irwansyah.