Sanksi Dewas KPK Dinilai Ringan, Ini Kata Pengamat Hukum

oleh -1.158 views
Andy Tonggo Michael Sihombing, SH, M.AP (Foto/Ist).

MEDAN I Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku sehingga dijatuhi sanksi berat.

Namun sanksi yang dijatuhkan Dewas KPK kepada Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar dinilai masih terlalu ringan. Sehingga menuai sorotan dari berbagai kalangan termasuk pengamat dan pakar hukum di Sumatera Utara.

Pengamat hukum Sumut, Andy Tonggo Michael Sihombing, SH, M.AP, mengatakan sesuai dengan putusan Dewas KPK yang menyatakan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku sehingga dijatuhi sanksi berat berupa pemotongan gaji pokok sebesar 40 persen selama 12 bulan.

Seharusnya kata Andi, Dewas KPK mempertimbangkan dan memakai ketentuan pidana sebagaimana yang tertuang dalam UU KPK No. 30 Tahun 2002 Jo UU No. 19 tahun 2019 yang menyatakan bahwa Lili seharusnya “Diberhentikan” dan dipidana “Penjara” paling lama 5 (lima) tahun, karena tindakan lili sudah mengecewakan supremasi hukum dan kepercayaan Negara dan masyarakat kepada KPK.