banner 728x250
Aceh  

SaKA Surati KPK dan Pertanyakan Status Darmansyah Calon Pj Bupati Abdya

Ketua Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (Yayasan SaKA) Miswar, SH saat menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. (Foto/Ist)

ABDYA | Ketua Yayasan Supremasi Keadilan Aceh (Yayasan SaKA) Miswar menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia. Selasa (26/7/2022).

Miswar mengatakan, kedatangan dirinya ke lembaga anti rasuah itu mempertanyakan status Darmansyah yang pernah diperiksa oleh KPK saat menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada 2018.

“Kedatangan kita ke KPK untuk mempertanyakan status Darmansyah yang pernah diperiksa oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi, yang menjerat Irwandi Yusuf, dan suratnya sudah diterima oleh pihak KPK,” sebutnya, Selasa (26/7/2022).

Lebih lanjut, Kata Miswar, seperti diketahui kalau Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat Daya, telah mengusulkan tiga nama calon Pj Bupati Kabupaten Setempat. Dimana, tiga nama itu Kepala Diskop dan UKM Aceh, Azhari, Kepala Sekretariat Majelis Adat Aceh (MAA) Darmansyah dan Sekwan DPRK Abdya, Amiruddin.

Miswar juga menuturkan, dari tiga nama calon yang diusulkan oleh DPRK, satu calon Pj Bupati Abdya yaitu Darmansyah memiliki rekam jejak pernah diperiksa sebagai saksi oleh KPK RI dalam perkara korupsi pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.

Pada kasus itu, sebut Miswar, mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dkk sudah mempunyai putusan Pengadilan dan berkekuatan hukum tetap (inkracht). Sehingga, pihaknya mempertanyakan status Darmansyah yang pernah diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut oleh KPK.

“Kita ingin mempertanyakan status Darmansyah pada KPK, jangan sampai jika dia dilantik sebagai Pj Bupati kemudian kembali berurusan dengan KPK, karena itu akan berdampak buruk bagi pemerintah Aceh Barat Daya,” tutupnya.

Reporter : Nazli