banner 728x250

Polsek Medan Helvetia Amankan 42 Pekerja MLM Diduga Korban Penipuan

Beberapa pekerja MLM yang juga diduga korban penipuan diamankan. ORBIT/Ahmidal Yauzar Hutagalung

=Medan-ORBIT: Kepolisian sektor (Polsek) Medan Helvetia lakukan penggerebekan rumah yang dijadikan tempat aktivitas asuransi bodong, Marketing Multi Level (MLM) di Jalan Filisium, Perumnas Helvetia, Senin (6/8/2018).

Tercatat ada sebanyak 42 orang pekerja MLM yang menjadi korban penipuan investasi bodong tersebut. Mereka pun langsung diamankan petugas dan dibawa ke Polsek Medan Helvetia.

Sebelumnya, dari keterangan korban, mereka di iming-imingi pekerjaan yang menjanjikan dengan nilai yang tidak terhingga, namun untuk menjadi anggota, para korban dimintai uang dari Rp5 juta hingga Rp11 juta.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Helvetia, Trila Murni kepada wartawan, Senin (6/8/2018). Katanya, pagi tadi pihaknya melakukan blusukan dari laporan seorang korban. “Dari laporan itu kita melakukan pengembangan dan kita berhasil mengamankan sebanyak 20 laki laki dan 22 orang perempuan pekerja yang juga sekaligus menjadi korban,” ujarnya.

Rata-rata korban penipuan, lanjutnya berasal dari luar Medan. “Para korban diajak mengikuti pelatihan dan sosialisasi namun itu hanyak modus untuk mengelabui, nyatanya pekerjaan yang dijanjikanpun sampai sekarang tidak ada,” ujarnya.

Riski Ananda (19) korban penipuan mengatakan, “saya dipaksa untuk meminta uang kepada orang tua saya, dengan mentransfer uang ke nomor rekening PT Amoeba internasional disuruh cepat oleh teman saya, tapi orang tua saya curiga dan berpura-pura mau bayar,” katanya.

Ia juga mengatakan, awalnya ia diimingi kerja di PT Rhitem untuk menjual produk sparepart mobil, tapi dengan syarat membayar uang sebanyak Rp8 juta dan Rp10 juta tergantung paket yang kita mau, semua diambil, dari hp sampai uang, apalagi kita tidak bisa kemana-mana, selalu dikawal”, ujarnya.CW-Amy