Polres Labuhanbatu Amankan 3 Tersangka Narkoba

oleh -825 views
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan dampingi Kasat Narkoba saat memperlihatkan sabu-sabu hasil tangkapan Satres Narkoba

LABUHANBATU – Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, pada hari Jumat tanggal 04 September 2020 yang lalu berhasil mengamankan 3 orang tersangka dari tempat terpisah. Turut diamankan barang bukti sabu-sabu seberat 100,26 gram dan uang hasil penjualan sabu-sabu sebanyak Rp 2,8 juta.

Demikian dikatakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan didampingi Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu dalam temu pers dengan wartawan di halaman Satres Narkoba Polres Labuhanbatu, Senin (7/9/2020).

Deni memaparkan, pada Pukul 21.00 WIB tanggal 04 September lalu, petugas pertama kali mengamankan Sutarmin (48), karyawan Perkebunan Tolan, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sutarmin ditangkap di Desa Siluang, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Dari tangan Sutarmin diamankan barang bukti nerupa narkotika jenis sabu seberat 0,06 gram serta uang tunai sebesar Rp 400 ribu. Setelah diinterogasi, Sutarmin mengaku memperoleh barang haram itu dari Warimin (56) warga Desa Perlabian, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Tidak butuh waktu lama, Warimin pun berhasil diamankan dari desa tempat tinggalnya. Kemudian dari Warimin juga diamankan barang bukti sabu seberat 0,20 gram berikut uang tunai sebesar Rp 2,4 juta.

Pada tempat terpisah, yakni di Jalan Labuhanbatu, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, petugas juga berhasil mengamankan Jappar Siddik (25) warga Jalan Kandis, Kampung Sawah, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

Petugas berhasil mengamankan tersangka Jappar Siddik setelah melakukan penyamaran (under cover buy) bersama barang bukti sabu yang dimasukkan dalam kota dan dibalut tisu dengan berat  bruto 101,68 gram dan netto 90,9 gram.

“Tersangka dikenakan pasal 114 subsidair pasal  112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” sebut Deni.

Deni menambahkan, penangkapan tersangka berawal dari informasi dari Gerakan Masyarakat Labuhanbatu Selatan Perangi Narkoba ( GM-LSPN). “Kita tidak kompromi dengan narkotika dan kita siap menerima informasi dari masyarakat terkait dengan peredaran narkoba,” tutup Deni.

Reporter : Robert Simatupang