Polres Gayo Lues Temukan 50 Batang Ganja di Agusan

oleh -1.773 views

Gayo Lues |Satuan Reses Narkoba (Satreskoba) Polres Kabupaten Gayo Lues melaksanakan giat Antik Seulawah I, untuk melakukan tindakan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika golongan I berbentuk tanaman ganja di Gunung Kampung Agusan, Kecamatan Blangkejeren.

Pada saat operasi, Personil Satreskoba bersama tim gabungan Poles Gayo Lues menemukan 2 ladang ganja yang sedang ditanami ganja seluas 6 hektar dan mendapatkan Barang Bukti (BB) 50 batang ganja siap panen.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam SIK MH melalui Kasat Narkoba, AKP Syamsir SE MH kepada orbitdigitaldaily.com menyebutkan, sebelum melaksanakan giat Antik Seulawah, tim opsnal Satresnarkoba mendapatkan informasi dari masyarakat setempat bahwasanya di salah satu gunung di Kampung Agusan tersebut ada masyarakat yang sedang melakukan penanaman ganja.

Setelah mendapat informasi tersebut, personil Satresnarkoba langsung melakukan penyidikan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota Satresnarkoba ternyata benar bahwa disalah satu gunung ada ditanami narkotika golongan I tersebut, namun sangat disayangkan pemilik ladang tersebut tidak ditemukan.

“Dari informasi tersebut, kita langsung membentuk tim gabungan dengan melibatkan personil Satresnarkoba, Sat Intel, Satreskrim dan Provost sebanyak 18 personil, untuk menelusuri gunung yang ditanami Narkotika golongan I itu sekaligus melakukan pemusnahan ditempat,” sebut AKP Syamsir SE MH Minggu (7/03/20201) Malam melalui WhatsApp, sembari menyampaikan operasi ini langsung dipimpin oleh dirinya.

Ia menjelaskan, tim berangkat menuju lokasi yang dimaksud dimulai sejak hari Sabtu (6/03/2021) sekira pukul 05.00 WIB, setelah melakukan perjalanan selama 11 jam akhirnya tim tiba dilokasi sekira pukul 16.00 WIB.

Kemudian, setiba dilokasi tim gabungan Polres Gayo Lues menemukan 2 titik lokasi ladang ganja dengan luas ladang masing-masing 3 hektar, usai beristirahat tim gabungan kembali melakukan giat untuk mencabut tanaman ganja, dan mengumpulkan barang bukti ditengah ladang untuk dimusnahkan dengan cara membakarnya.

“Sebagian dari narkotika golongan I itu, kami bawa untuk dijadikan Barang Bukti (BB), namun pada kasus ini tersangka tidak ditemukan (Nihil),” jelasnya.

Ia juga menambahkan, rencana tindakan lanjut untuk melengkapi administrasi, mengundang dari unsur Kesehatan, Kejaksaan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan serta melakukan pemusnahan pohon ganja.

Reporter : Putra