Polemik Penetapan Ketua DPRD Langkat Yasir Rido : ” Cana Jangan Lawan DPP, Saya Saja Tak Berani”

oleh -1.294 views

MEDAN –  Penetapan Ketua DPRD Langkat dikabarkan mirip benang kusut. Ada dugaan tarik menarik kepentingan siapa yang akan menduduki posisi strategis  itu.

Informasi dihimpun Harian Orbit, Kamis (31/10/2019) tersiar kabar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Langkat Terbit Rencana Peranginangin atau akrab disapa Cana, berupaya menempatkan adik kandungnya, Sribana Peranginangin sebagai ketua DPRD Langkat periode 2019-2024.

Sedangkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah menunjuk Suri Alam sebagai Ketua DPRD Kabupaten Langkat dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor B-556/GK-SU/X/2019 ditandatangani Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan Wakil Sekretaris Ramli Arianto.

Diketahui Sribana sendiri dilantik menjadi anggota DPRD pada tanggal 14 Oktober 2019 dari Partai Golkar dengan suara cukup signifikan. Ia berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kecamatan Sei Bingai, Kuala, Salapian, Kutalimbaru dan Bahorok.

Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Partai Golkar Sumut, Sangkot Sirait membeberkan ada upaya Ketua DPD II Partai Golkar yang menjabat sebagai Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin  agar orang yang ditempatkan menjadi ketua DPRD Langkat berdasarkan keinginannya yaitu setelah keluar keputusan DPP Pusat memutuskan Surialam sebagai ketua DPRD Langkat.

“Jika Ketua DPD II Partai Golkar Langkat, Terbit Rencana Peranginangin berusaha supaya yang diinginkannya jadi ketua dan itu sah-sah saja. Tetapi yang saya lihat ada upaya melakukan hal-hal lain  setelah DPP mengeluarkan putusan pada tanggal 10 Oktober 2019 yang menetapkan Suri Alam sebagai Ketua DPRD Langkat,” tudingnya.

Sangkot menyesalkan ada upaya kader merubah keputusan partai setelah keluar keputusan partai. Menurut dia, itu adalah suatu pembangkangan terhadap partai. “Nah itu dia. Masa ada kader membangkang. Nggak  boleh itu. Kader harus tunduk terhadap partai termasuk Terbit Rencana Peranginangin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Langkat,” katanya.

Ia menjelaskan, sesuai dengan keputusan DPD Partai ada tiga nama yang diusulkan menjadi ketua DPRD Langkat, yakni Edi, Sribana Peranginangin dan Suri Alam. Namun partai menunjuk Suri Alam.

“Berdasarkan penilaian tim seleksi (Timsel) skor Surialam memenuhi syarat. Dia kader lama di partai Golkar, tidak pernah berganti partai dan sarjana. Dia juga pengurus dan menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Langkat. Jadi menurut saya wajar direkomendasikan jadi ketua DPRD Langkat,” katanya.

Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Ahmad Yasir Ridho Lubis mengatakan, sampai saat ini belum ada surat penolakan secara resmi dari Ketua DPD Partai Golkar Langkat Terbit Rencana Peranginangin.

“Secara tertulis dia (Terbit) belum ada membuat penolakannya. Tapi kalau cerita-cerita iya. Kita tidak boleh berandai-andai. Namanya pun cerita. Artinya sampai saat ini belum ada perubahan,” kata Yasir.

Yasir yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumut menegaskan, sampai saat ini sesuai dengan perintah partai merekomendasikan Suri Alam menjadi Ketua DPRD Langkat.

“Sampai saat ini kita masih menjalankan perintah partai. Saya saja tidak berani melawan,” ucapnya. Ia menegaskan kepada Ketua DPD Partai Langkat tidak boleh melawan DPP. “Lah saya saja tidak berani melawan. Dan tidak boleh melawan itu,” ucapnya.

Ia juga menegaskan surat penunjukan Suri Alam telah diterima DPD Partai Golkar Langkat. “Saya kira surat itu sudah diterima mereka. Sudah, sudah. Kalau masalah tanggal saya tidak ingat. Namun saya yakin sudah diterima mereka,” ucapnya.

Sementara Ketua DPD Golkar Langkat Terbit Rencana Peranginangin menegaskan tidak memaksakan Sribana menjadi ketua DPRD Kabupaten Langkat.

“Tidak memaksakan Ibu Sribana jadi ketua DPRD Langkat. Surat DPP sudah keluar atas nama saudara pak Surialam. Kita menerima keputusan DPP Golkar Pusat,” ucap Terbit.

Reporter : Jams Berutu