Penjual Ikan di Asahan Dirampok Dua Pria Bersebo, Uang Rp2,2 Juta Digasak

oleh -186 views
Ilustrasi.

Kisaran-ORBIT: Nasib naas dialami Poniman (42) penjual ikan di Asahan. Saat hendak belanja ke Tanjungbalai, ia dirampok dua pria bersebo. Akibat insiden Itu, uang milik korban sebesar Rp2.200.000 dibawa kabur.

Informasi diperoleh, peristiwa yang menimpa warga Dusun VII, Pulau Lenden, Desa Mekar Sari itu terjadi, Minggu (3/3/2019), sekitar pukul 04.00 WIB.

Korban diancam dengan parang supaya menyerahkan uang dan barang-barang miliknya.

Saat itu ia dihadang tersangka di jalan kebun perbatasan antara Dusun VI Naga Bolon Desa Mekar Sari dengan Desa Sei Piring, Kecamatan Pulau Rakyat, Asahan. “Iya. Uang belanja saya dirampok ,” kata Poniman.

Poniman mengungkapkan, kejadian itu berawal dari saat dirinya berangkat dari rumah menuju ke Tanjungbalai untuk berbelanja.

Dengan mengendarai sepedamotor, ia bergegas ke Tanjungbalai. Namun saat tiba di lokasi kejadian, datang dua orang langsung menghadang sambil mengacungkan parang.

Salah seorang pelaku, mencoba merampas tas berisi uang yang disimpan di balik jaket yang dikenakannya. Poniman berusaha mempertahankan tas tersebut. Tarik menarik pun tak terhindarkan.

Tiba-tiba, salah seorang pelaku memukulkan parang ke kepala Poniman. Akibatnya, Poniman terhuyung, dan helm yang dikenakannya pecah.

Tas miliknya yang berisi uang senilai Rp2.200.000 berhasil dirampas pelaku. Setelah berhasil merampas tas milik Poniman, pelaku juga berusaha untuk mengambil sepedamotor.

Namun, Poniman langsung mengambil kunci kontak sepedamotor dan membuangnya ke-semak-semak sambil melarikan diri ke arah rumah penduduk yang berjarak sekitar 150 meter dari tempat kejadian perkara (TKP) untuk minta pertolongan warga.

Sementara pelaku, langsung kabur dari lokasi kejadian. “Mereka juga mau mengambil sepedamotorku. Tapi kuncinya, sudah ku buang duluan. Ada dua orang. Orangnya, satu berbadan tegap. Dan satu lagi, orangnya agak kecil,” beber Poniman.

Sementara itu, Kapolsek Pulau Raja, Iptu Rianto SH saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait kejadian tersebut. Od-02