Pemusnahan 3.794 Arsip Milik Pemkab Deliserdang , Ali Yusuf Siregar : Program Penyelamatan Penyalahgunaan Arsip

oleh -10 views

DELISERDANG |

Arsip adalah salah satu sumber informasi yang penting. Pengelolaan setiap arsip penting dilakukan sesuai dengan kaidah, peraturan, serta perundang-undangan kearsiapan.

Hal tersebut mutlak diperlukan  agar dapat memberi kemanfaatan dan dukungan nyata bagi pelaksanaan reformasi birokrasi, khususnya didalam kemanfaatan pertanggungjawaban kinerja, pelayanan publik, serta penyediaan alat bukti bagi kepentingan lainnya.

Demikian dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang H M Ali Yusuf Siregar, ketika memberikan sambutan dalam kegiatan pemusnahan 3.794 berkas arsip milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang yang tidak terpakai, Rabu (7/4/2021), di PT Putra Duta Buana Sentosa (Indo Arsip) Jalan Gambir Pasar 8 Dusun 6 Nomor 55 Desa Sei Rotan Kecamatan Percut Sei Tuan.

Pemusnahan arsip Pemkab Deliserdang yang tidak terpakai tersebut dengan cara memasukan ke dalam mesin penghancur kertas atau shredder.

Ali Yusuf Siregar juga mengatakan, salah satu bentuk pengelolan arsip yang baik dan benar sesuai kaidah peraturan dan perundang-undangan kearsipan adalah melakukan pemusnahan arsip. Kegiatan ini ialah menghancurkan fisik dan informasi arsip yang sudah tidak memiliki nilai guna dan melampaui jangka waktu penyimpanan.

Penyusutan arsip dalam bentuk pemusnahan, sambung Wabup Deliserdang,  merupakan  salah satu cara untuk mengurangi jumlah arsip. Sehingga tercipta efisiensi dan efektifitas dalam rangka kearsipan. Program pemusnahan ini akan menyelamatkan penyalahgunaan arsip dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Namun, memusnahkan arsip haruslah dilakukan sesuai dengan kaidah kearsipan dan prosedur dan peraturan yang telah ditetapkan agar hasil pelaksanaan pemusnahan dapat dipertanggung jawabkan”, katanya.

Oleh karena, Ali Yusuf Siregar meyampaikan, hari ini  Pemkab Deli serdang melaksanakan pemusnahan arsip. Dimana pemusnahan arsip ini telah melalui beberapa tahapan, hingga arsip dapat dimusnahkan.

Wabup Deliserdang juga mengucapkan terima kasih kepada PT Putraduta Buana Sentosa (Indo Arsip) yang telah bersedia berkerjasama dengan Pemkab Deliserdang melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah atas dilaksanakannya pemusnahan arsip. 

“Semoga pelaksanaan pemusnahan arsip yang kita lakukan ini bermanfaat bagi Pemkab Deliserdang terutama dalam rangka pengelolaan kearsipan”, ujar Ali Yusuf Siregar.

Sebelumnya,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Deliserdang H Misran Sihaloho melaporkan bahwa, berkas yang dimusnahkan dengan retensi dibawah 10 tahun. Terdiri dari urusan kepegawaian kurun waktu 1980 s/d 1986, sebanyak 1.544 berkas.Urusan keuangan kurun waktu 1931 s/d 1999, sebanyak 2.132 berkas dan urusan umum kurun waktu 1980 s/d 2017 sebanyak 118 berkas. Sehingga total arsip yang dimusnahkan sebanyak 3.794 berkas.

Misran Sihaloho juga menjelaskan,  adapun dasar pemusnahan arsip ini adalah UU Nomor 43/2009 tentang kearsipan, Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 65/2020 tentang pedoman pemusnahan arsip dilingkungan Pemerintah Deliserdang dan Surat Persetujuan Sekretaris Daerah  Kabupaten Nomor 045 -561 /2021  serta tidak adanya UU yang melarang terkait status proses penyelesaian perkara.

Sedangkan  tujuan pemusnahan arsip,  sambung Misran Sihaloho , untuk mengurangi jumlah arsip disetiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tersimpan tetapi tidak digunakan lagi. Sehingga tercipta efesiensi dan efektifitas dalam menjalankan kearsipan

Sementara Direktur PT Putraduta Buana Sentosa (Indo Arsip) Hari Muktiadi mengungkapkan bahwa, pemusnahan arsip dilakukan dengan cara yang baik dan benar. Yaitu, dilakukan dengan cara tidak membakar, karena bisa menimbulkan polusi udara. Tetapi dengan cara mesin  shredder yang khusus didatangkan dari Jerman untuk menghancurkan kertas.

Hari Muktadi juga menerangkan, mesin shredder ini bisa memusnahkan kertas sebanyak 200 kg/jam. Hasilnya tidak dapat dilihat dan dikenali kembali isi berkas tersebut.

“Yang paling penting, bahwa dari konferensi Jenewa hasil daur ulang 50 juta kertas dikonversi dengan 1 buah pohon. Jadi dari hasil daur ulang kertas sebanyak 3.794 berkas bisa dikonversi menjadi 38 bibit pohon”, sebut Direktur PT Putraduta Buana Sentosa.

Hadir dalam kegiatan pemusnahan arsip Pemkab Deliserdang itu, Pelaksanatugas  Kepala Bidang  Arsip Daerah Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara  Herli Selbi Simajuntak, Kepala Bappeda Agus Mulyono,  Perwakilan  Organisasi Perangkat Daerah terkait, mewakili Camat serta Muspika Percut Seituan.

Reporter : Dodi Hamzah Pohan