Pemuda Pancasila Madina Minta PT SMGP Ditutup Sementara

oleh -124 views

Dijelaskan, masyarakat Sibanggor sampai saat ini masih mengalami traumatik berkepanjangan akibat gas beracun H2S PT SMGP telah menelan 5 nyawa masyarakat tak berdosa, namun tak kunjung ada penetapan tersangka dalam kasus hukum tersebut. “PT SMGP terkesan arogan dan tak aspiratif dengan situasi psycologis masyarakat, malah terus saja beroperasi sehingga terkesan tidak memperdulikan keselamatan masyarakat” ujar Arjun.

Aturan terkait regulasi panas bumi (geothermal) jelas Arjun harus mengedepankan SOP yang super ketat penuh kewaspadaan dan standard baku yang berlaku karena sangat beresiko demi keselamatan dan nyawa rakyat yang nota bene harus dijadikan sebagai hukum tertinggi.

Menurut kajian Pemuda Pancasila, sejak keberadaan PT SMGP yang diakuisisi oleh KS Orka Renewables, PTE, Ltd telah dipertanyakan publik tentang jejak rekam (track record), pengalaman dan profesionalisme. Bahkan dinilai belum memberikan dampak positif secara signifikan dan kontribusi kesejahteraan bagi masyarakat Madina.

Bahkan, yang ada hanyalah daftar panjang betapa amburadulnya management PT SMGP yang sarat masalah, pelanggaran SOP secara berulang, adanya bibit potensi konflik sosial, indikasi perusakan kelestarian lingkungan (keselamatan hutan, pencemaran air, perusakan konstruksi tanah untuk lahan pertanian dan perkebunan), dugaan manipulasi ganti rugi lahan, management perusahaan yang dinilai sembrono, arogan dan eksklusif, adanya intimidasi kepada warga, bahkan aktivitas perusahaan yang dinilai membahayakan keselamatan rakyat karna sangat dekat pemukiman warga, tidak menghargai kearifan lokal bahkan telah berujung kepada kematian warga yang tak berdosa akibat gas beracun H2S serta sejumlah persoalan krusial lainnya yang mengancam keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat Madina.