Pemkab Tobasa Resmikan 200 Kios Pasar Rakyat Laguboti

oleh -729 views
Pembukaan kunci pintu Pasar Rakyat Laguboti oleh Kadis Perindagkop UKM, Marsarasi Simanjuntak disaksikan Wabup Tobasa, Ir Hulman Sitorus , Senin (13/5). ORBIT/Bernat

Laguboti-ORBIT: Sebesar Rp5,6 miliar dana dari APBN Tugas Pembantuan Kementerian Perdagangan RI digelontorkan untuk membangun Pasar Rakyat Semi Modern di Desa Sibuea, Kecamatan Laguboti, Toba Samosir.

Pasar yang baru selesai dibangun itu memiliki Kios sebanyak 12 Unit dengan ukuran 2m x 2.5 m yang dilengkapi dengan pintu dan petak sebanyak 189 unit dengan ukuran 1m x 1 m.

Selain itu, beberapa fasilitas lainnya juga tampak terdapat di Pasar rakyat semi modern itu seperti Gudang Sampah, Ruang Potong Ayam, Kantin, Ruang Menyusui serta toilet untuk perempuan dan laki laki.

Tepat pada hari ini, Senin (13/5) Kementerian Perdagangan RI melaksanakan penyerahan ratusan lapak itu kepada ratusan pedagang yang penyerahanjya dilakukan langsung oleh Bupati Tobasa melalui Wakilnya, Ir Hulman Sitorus. 

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Dinas Perindagkop, UKM dikatakan pedagang yang akan berjualan di Pasar itu yakni pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan Kota Laguboti serta warga Desa Sibuea sebagai pemilik lahan.

“Jadi mulai Senin depan, kami harap, pedagang jangan ada lagi berjualan di pinggir jalan, agar wajah Kota Laguboti indah dan tidak macet. Bila masih ada yang jualan akan dilakukan penertiban,” tegas Marsarasi.

Di kesempatan itu juga, Camat Laguboti, Nelly L Tobing menambahkan, agar dalam penentuan hak atas kios yang dilakukan secara undi agar semua pihak dapat menjaga ketertiban.

“Pelaksanaan Undi itu harus dalam kekeluargaan, sebab kita semua adalah satu keluarga keluarga, yakni keluarga Laguboti,” pinta Camat.

Sementara itu, Wakil Bupati, Ir Hulman Sitorus mengucapkan terimakasih berkat dukungan warga Desa Sibuea, Pasar Rakyat itu dapat di diresmikan hari ini.

“Walau diawalnya, proses pelepasan lahan ini cukup alot, namun puji syukur, akhirnya setwlah peejalanan hang cukup panjang, Geeung Pasar Rakyat ini dapat selesai dengan baik. Semoga pasar ini dapat dijaga dan dirawat seterusnya,” ujar Hulman.

Hulman menambahkan, bahwa musuh dunia saat ini adalah sampah plastik, bahkan Indonesia merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar.

“Apakah saudara para pedagang disini berjanji memerangi sampah plastik?” tanya Hulman, dijawab bersedia oleh semua pedagang. 

Terpisah, Kaslan Sibuea, Tokoh Masyarakat setempat mengatakan bahwa lahan pasar itu merupakan pemberian hibah dari warga Desa Sibuea dengan beberapa ketentuan. “Separoh dari semua kios ini diusahai warga Sibuea. Itulah komitmennya,” ulas Kaslan.

Tampak hadir sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Henry Sillalahi, Lalo Hartono Simanjuntak, Bonar Tua Butar butar, Rajaipan Sinurat, Mintar Manurung, Wallen Huahaean, Wilker Siahaan, Herbert Pasaribu, Rihat Pasaribu, KaPus Laguboti Tommy Siahaan dan lainnya. (Od-Bbt)