Pemdes Meranti Paham Diminta Kembalikan Uang Pungli

oleh -323 views

LABUHANBATU| Pemerintahan Desa Meranti Paham, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu diminta untuk mengembalikan uang hasil pungutan liar (Pungli) dalam proses penyaluran bantuan sosial Covid-19 dari Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2020.

Rekomendasi itu tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor :700/56/LHP/Itkab-Sekr/2020 tanggal 26 Oktober 2020 oleh Inspektorat Pemkab Labuhanbatu selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labuhanbatu Kumaedi SH melalui Kasi Intelijen Syahron Hasibuan SH via selular, Kamis (11/3/2021) saat dikonfirmasi terkait penanganan kasus dugaan pungli yang dilaporkan masyarakat Desa Meranti Paham belum lama ini.

Menurut Syahron, setelah menerima laporan masyarakat, penyidik Kejari Labuhanbatu sesuai ketentuan lalu berkordinasi dengan inspektorat selaku APIP. Kejari Labuhanbatu meminta inspektorat melakukan audit investigasi terkait laporan masyarakat tersebut.

Selanjutnya, pada tanggal 26 Oktober 2020, inspektorat menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor :700/56/LHP/Itkab-Sekr/2020. Dalam LHP itu antara lain disebutkan bahwa, pengutipan uang dengan jumlah bervariasi sebesar Rp5.000 hingga Rp15.000 itu didasari pada kesepakatan dalam musyawarah pemerintah Desa Meranti Paham dengan warga. Dalam rapat disimpulkan bahwa warga tidak keberatan dengan pengutipan itu.