Pekan Ini JR Saragih dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejatisu

oleh -279 views
Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. dok

Medan-ORBIT: Pekan ini, penyidik kepolisian berjanji akan melimpahkan  tersangka JR Saragih dan barang bukti atau tahap II, kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) atas kasus dugaan penggunaan dokumen atau tandatangan palsu saat mendaftar sebagai calon gubernur Sumut periode 2018-2023 di KPU setempat.

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian mengatakan penyidik kepolisian sudah berjanji akan melimpahkan tersangka dan barang bukti pada pekan ini kepada kejaksan.

“Kata penyidik kepada Kejatisu akan melimpahkan tersangka JR Saragih dan barang bukti pada pekan ini. Jadi kita tunggu saja janji penyidik. Tapi kita terus berkoordinasi dengan penyidik,” ucap Sumanggar, Selasa (10/4/2018).

Namun penyidik Kepolisian tidak menyebutkan hari apa pelimpahan tersangka kepada Kejatisu. Pihak penyidik hanya mengatakan dalam pekan ini. “Kalau hari apa pelimpahannya, kita kurang tahu karena penyidik belum ada menyebutkan kepada kita. Tapi yang jelas dalam minggu ini,” sebut Sumanggar.

Penyidik Kepolisian mengaku sudah memanggil tersangka JR Saragih tiga kali namun tersangka tak kunjung memenuhi pemanggilan penyidik. “Penyidik mengaku kepada kita (Kejatisu) pihaknya sudah tiga kali memanggil JR Saragih. Namun tersangka tak kunjung datang. Karena kita hanya menerima pelimpahan, jadi kita sifatnya masih menunggu,” bebernya.

Disinggung kapan Kejatisu akan menyurati penyidik Kepolisian. Sumanggar tak mau banyak komentar.  “Kalo soal itu (surati kepolisian) sabar dulu lah. Kita tunggu dulu dalam Minggu ini,” jelasnya.

Dirinya pun mengancam akan mengembalikan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan berkas pemeriksaan JR Saragih ke penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Res Krimum) Poldasu.

“Kita bisa saja kembalikan karena kita belum juga menerima pelimpahan tahap II (tersangka dan barang bukti),” tuturnya.

JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggunaan dokumen atau tandatangan palsu saat mendaftar sebagai calon Gubernur Sumut periode 2018-2023 di KPU Sumut.

Sebelumnya, Kejatisu telah memastikan tiga jaksa Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yaitu Amru Siregar, Haslinda dan Irma Hasibuan yang menangani kasus ini. Penunjukkan ketiganya setelah Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) diterima Kejatisu dari Poldasu.

Diketahui, Gakkumdu yang merupakan gabungan penyidik dari Polda Sumut, Kejatisu dan Bawaslu Sumut menetapkan JR Saragih sebagai tersangka dugaan pemalsuan dokumen (tanda tangan). On-Iin