OPD Diminta Mendapatkan Pembiayaan Pembangunan Diluar APBD

oleh -14 views

Labuhanbatu | Selain melakukan efisiensi dan efektivitas belanja dalam mengantisipasi keterbatasan penerimaan APBD, organisasi perangkat daerah (OPD) juga diminta untuk mengambil langkah-langkah mendapatkan sumber pembiayaan pembangunan lain seperti APBD provinsi, APBN maupun menggalang dari dana Coorporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda Labuhanbatu Hobol Z Rangkuti dalam rapat Forum OPD di Kantor Bappeda yang berlangsung selama dua mulai hari Selasa 16 dan Rabu 17 Maret 2020 lalu, sebagaimana disampaikannya kepada sejumlah wartawan, Minggu (21/3/2021) di Rantaupapat.

Menurut Hobol, untuk mendapatkan sumber pembiayaan lain pembangunan, maka OPD harus memperbanyak komunikasi dengan stakeholeder masing-masing. “Bangun jaringan komunikasi, persiapkan data-data dan dokumen pendukung serta proaktif dan disiplin dalam mengajukan usulan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, tindakan proaktif untuk mencari informasi sangat diperlukan. OPD jangan hanya bersikap menunggu tetapi harus mengejar peluang dengan maksimal.

“Dengan demikian, kendala yang dihadapi dapat ditangani dengan efektif dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan cepat oleh masyarakat yang kita layani di Kabupaten Labuhanbatu yang kita cintai ini,” terang Hobol.

Hobol menambahkan, forum perangkat daerah Kabupaten Labuhanbatu kali ini mengangkat tema “Percepatan pemulihan ekonomi, sumber daya manusia dan pelayanan publik pasca pandemi covid-19 menuju Labuhanbatu berdaya saing”.

Adapun forum perangkat daerah merupakan forum pemangku kepentingan untuk membahas usulan program kegiatan prioritas hasil dari musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat desa, kelurahan, kecamatan dengan rancangan rencana kerja (renja) masing-masing perangkat daerah.

Dengan pelaksanaan forum perangkat daerah akan membuat perencanaan pembangunan semakin terarah, terukur dengan memperkuat indikator kinerja setiap program atau kegiatan serta menetapkan target capaian yang jelas dan logis dan mampu dilaksanakan, baik target tahunan maupun jangka menengah lima tahunan, tutup Hobol.

Reporter : Robert Simatupang