Mahasiswa Aceh Kutuk Aksi Penembakan Jamaah Masjid New Zealand

oleh -383 views
Himpunan Mahasiswa Aceh Singkil (Himasil) di Lhokseumawe.

Singkil-ORBIT: Aksi brutal dan tidak berprikemanusiaan oleh pelaku bernama Brenton Tarrant, yang melakuka  penembakan di dua Masjid New Zealand (Selandia Baru) mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Indonesia.

Atas aksi penembakan tersebut Mahasiswa Aceh yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Aceh Singkil (Himasil) di Lhokseumawe turut mengutuk keras dan menyebut penembakan itu perbuatan keji dan tidak berprikemanusiaan.

“Himasil mengecam keras tindakan terorisme tersebut. Sangat Jelas sekali bahwa sang teroris anti islam tersebut telah merencanakan secara matang tindakan pembantaian terhadap jemaah yang sedang menunaikan ibadah Shalat Jum’at di dalam Masjid,” kata Ketua Umum Himasil Lhokseumawe , Muhammad Zikran bersama sejumlah mahasiswa lainnya kepada Orbitdigital, Minggu (17/3/2019).

“Tindakan biadab tersebut jelas merupakan prilaku kebencian terhadap  umat Islam,” tandasnya.

Muhammad Zikran menyebut tindakan terorisme ini telah menyebabkan jatuh korban puluham umat muslim. Dia tak setuju jika selama ini cap teroris disematkan ke umat Islam. Padahal sudah jelas siapa pelaku terorisme itu sebenarnya.

Pada faktanya justru Islam dan para Umat Islam yang menjadi korban. Baik menjadi korban pembunuhan dan pembantaian maupun korban kejahatan kemanusiaan lainnya.

Himasil menyerukan kepada seluruh umat Islam didunia untuk bangkit dan melakukan perlawanan terhadap para pelaku terorisme terhadap umat Islam.

Zikran juga meminta agar pelaku penembakan masjid tersebut harus diberlakukan dengan hukuman qisas. Dan terhadap negara Selandia Baru diserukan untuk segera mengambil tindakan dan tidak membiarkan dan memberikan peluang kepada para teroris tersebut berkeliaran di negaranya.

Data yang diperoleh, hingga Minggu, korban tewas dalam penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru) dilaporkan bertambah menjadi 50 orang. Korban penembakan ditemukan di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood. On-Ms/AH