Longsor di Jalan Provinsi Desa Basam, Terkelin Minta UPT Bina Marga Kabanjahe Gerak Cepat

oleh -506 views
Akibat curah hujan tinggi, longsor didesa Basam Kecamatn Barusjahe, mengakibatkan terganggunya arus lalulintas. (Foto/Daniel Manik)

TANAH KARO – Tingginya curah hujan sepekan belakangan ini mengakibatkan Jalan Provinsi Tongkoh- Barusjahe yang menghubungkan lima kabupaten dua provinsi ( Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darusalam) mengalami longsor dikawasan desa Beram Kecamatan Barusjahe, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kadis PUPR Edward Pontius Sinulingga pun langsung terjun meninjau bencana itu, Senin (4/5/2020) sore sekira pukul 15.15 WIB.

Akibat longsor itu, puluhan kenderaan yang melintas menjadi terganggu, karena tidak adanya rambu lalulintas terpasang yang menandakan adanya bemcana longsor, sehingga penduduk setempat harus turun tangan sementara mengatur lalulintaa menunggu petugas datang.

Menurut warga setempat, longsor terjadi berawal akibat intensitas curah hujan yang tinggi berturut-turut sepekan yang lalu, sehingga jalan raya,, saat itu kondisi berlubang hanya satu meter, namun perlahan lahan tergerus akibat hujan, lubang menjadi besar dan menganga diperkirakan 4-5 meter.

Sementara Terkelin Brahmana mengakui bahwa jalan yang mengalami bencana itu bertatus jalan Provinsi, sehingga perbaikannya sesuai aturan adalah tanggungjawab perwakilan Bina Marga Provinsi cabang Kabanjahe. Karena itu kita langsung memanggil mereka kelapangan, agar bersama-sama kita melihat jalan longsor ini, ujar Terkelin.

Melihat kedatangan Terkelin Brahmana meninjau longsor, tokoh agama GBKP Pdt Masada Sinukaban mengapreisasi kehadiran bupati. “Pak Terkelin sangat tanggap dan reaktif dalam menyikapi setiap informasi demi kepentingan masyrakat,” ujarnya.

“Respon yang luar biasa, begitu mendapat info ada longsor di desa Basam, beliau langsung terjun kelapangan, ini merupakan pemimpin yang bertanggungjawab,” ungkap Masada Sinukaban

Kasi Bina Marga Provinsi Cabang Kabanjahe Sartono mengatakan kejadian longsor ini sudah disampaikan ke atasannya di Medan.

“Namun demikian untuk perbaikannya akan dilakukan sesegera mungkin, pihaknya bersama dengan dinas PUPR Kab. Karo akan menindaklanjuti dalam waktu dekat ini,” ucap Sartono singkat.

Pantauan dilapangan, satu pintu rumah warga nyaris ambruk, akibat terjadi longsor itu. Melihat kejadian itu pemilik rumah pun mengungsi ketempat lain, untuk menghindari longsor susulan.

Hal ini, diamini warga Hermanto Sitepu, bahwa kejadian longsor ini, yang berjarak 30 meter dari rumahnya, terjadi dihari Jumat (1/5/2020) diperkirakan waktujta di malam hari. Ujarnya.

Reporter : Daniel Manik