LINKKAR SUMUT Desak Kapolres Labuhan Batu Periksa Dirut RSUD Kota Pinang

oleh -53 views
Ketua LINKARR Sumut Rahmad Ahir Harahap (foto/ist)

MEDAN| Lintas Kajian Kaum Gerakan ( LINKKAR ) Sumut mendesak Kapolres Labuhan Batu AKBP Deni Kurniawan memeriksa oknum Dirut RSUD Kota Pinang terkait dugaan pemberian infus (NaCl) yang diduga sudah kadaluarsa ke pasien yang sedang dirawat di RSUD Kota Pinang.

” Cairan Infus (NaCl) bisa membantu mencegah kontaminasi luka oleh mikroorganisme berbahaya. Cairan ini juga bisa membantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati pada luka, sehingga mempercepat proses penyembuhan. Namun kalau yang diberikan NaCl yang sudah kadaluarsa tentu akan menimbulkan masalah,” kata Ketua LINKKAR Sumut Rahmad Ahir Harahap melalaui siaran persnya, Jumat (30/7/2021).

Cairan NaCl yang diduga sudah kadaluarsa (Foto/ist)

Ahir mengungkapkan baru baru ini ada postingan media sosial dari seorang pasien yang sedang dirawat di RSUD Kota Pinang dengan cairan infus diduga sudah kadaluarsa sehingga menjadi perbincangan dikalangan masyarakat Kabupaten Labusel .” Kami di LINKKAR Sumut sangat menyayangkan adanya kelalaian pada pelayanan, perawatan serta pengawasan di RSUD Kota Pinang tersebut. Kita meminta kepada Kapolres Labuhan Batu agar segera memanggil dan memeriksa Direktur RSUD kota Pinang terkait cairan infus yang diduga kaladuarsa. Kami juga berharap agar Bupati Labusel agar mengevaluasi kinerja Direktur RSUD Kota Pinang,” kata Ahir.

Rahmad Ahir juga mendesak agar Kadis Kesehatan Labusel memanggil Direktur RSUD Kota Pinang, karena pada masa pandemi Covid 19 ini seharusnya keselamatan dan kesehatan masyarakatlah yang menjadi prioritas utama dari seluruh jajaran pemerintah terkhususnya di Labusel.rel