Lecehkan Anak di Bawah Umur, 2 Pemuda di Lhouksemawe Terancam Cambuk 90 Kali

oleh -270 views
Kedua pelaku saat diamankan petugas. Ist

YF (21), dan FS (20), warga Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian setempat.

Hal itu lantaran keduanya nekat melakukan pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur yang masih warga kampong yang sama.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Indra Trinugraha Herlambang mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada 4 Februari 2019 lalu, sekitar pukul 03.00 WIB, PB yang merupakan korban berusia 15 tahun tersebut menerima telepon dari dari nomor telepon yang mengaku Yusri (saksi).

Orang yang mengaku Yusri ini mengajak ketemuan PB dan juga disuruh mengajak temannya AY (korban 15 tahun) untuk datang ke jembatan, tepatnya di Gampong Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.

 “Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba kedua korban ini tidak bertemu dengan orang bernama Yusri, tapi malah bertemu dengan YF dan FS. Saat itu kedua korban ini dipisahkan oleh kedua pelaku tersebut,” kata Kasat Reskrim saat jumpa pers di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (21/3).

Sambungnya lagi, saat keduanya berhasil dipisahkan, saat itulah kedua pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap kedua korbannya ini. Saat itu, korban mengatakan kepada pelaku kalau ada warga yang membawa senter.

 “Ketika korban mengatakan hal tersebut, lalu kedua pelaku melarikan diri,” ungkapnya, dilansir AJNN.

Setelah kedua orangtua korban ini mengetahui kejadian tersebut, pada 5 Maret 2019 lalu, kemudian melaporkan kejadian itu ke Reskrim Polres Lhokseumawe. Setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya menangkap pelaku di rumahnya masing-masing tepatnya di Kabupaten Bireuen.

“Untuk kedua pelaku ini disangkakan pidana Pasal 47 qanun Aceh nomor 6 tahun 2004 tentang hukum jinayat, dengan ancaman pidana uubat ta’zir cambuk paling banyak 90 kali atau denda paling banyak 900 gram emas murni atau penjara paling lama 90 bulan,” ungkap Kasat.