KPK Sematkan Rompi Oranye untuk Tahan Panggabean

oleh -421 views
Tahan Manahan Panggabean usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jakarta, Senin (13/8). Tahan Manahan resmi ditahan terkait suap Pengesahan Perubahan APBD 2013, 2014 dan 2015 oleh mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. (Merdeka.com/Dwi Narwoko)

Medan-ORBIT: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan mantan Anggota DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, Tahan Manahan Pangabean, Senin (13/8/2018).

Tahan Panggabean ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat atas kasus dugaan suap dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

“Tersangka Tahan Manahan Panggabean ditahan 20 hari pertama di Rutan Polres Jakarta Pusat,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (13/8/2018).

Keluar dari gedung KPK, Tahan Panggabean terlihat mengenakan rompi oranye KPK.

Ia tersangka ke-12 yang ditahan oleh KPK. Sebelumnya KPK telah menahan Fadly Nurzal, Rijal Sirait, Rooslynda Marpaung, Helmiati, Muslim Simbolon, Rinawati Sianturi, Sonny Firdaus, Mustofawiyah, Tiaisah Ritonga, Arifin Nainggolan dan Elezaro Duha.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan 38 Anggota dan Mantan Anggota DPRD Sumut sebagai tersangka. Mereka disangka menerima suap dari Gatot Pujo Nugroho berkisar antara Rp300 juta sampai Rp350 juta per orang.

Menurut KPK, suap untuk 38 anggota DPRD Sumut itu terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk Tahun Anggaran 2012-2014 oleh DPRD Sumut, Persetujuan Perubahan APBD Provinsi Sumut Tahun 2013-2014 oleh DPRD Sumut.

Kemudian, terkait pengesahan APBD Tahun Anggaran 2014-2015 dan penolakan penggunaan hak interpelasi anggota DPRD Sumut pada 2015. Or-10