Korupsi Pengadaan Sarana Air Minum di Toba, Juara Pangaribuan Ditangkap Intelijen Kejati Sumut

oleh -1.165 views
Asintel Dr Dwi Setyo Budi Utomo didampingi Kasi Penkum Yos A Tarigan saat konfrensi pers penangkapan terpidana DPO Juara Pangaribuan. (foto/Toni Hutagalung)

MEDAN | Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, kembali  berhasil mengamankan Juara Pangaribuan terpidana kasus korupsi pengadaan sarana air minum di Kabupaten Toba Samosir, tahun anggaran (TA) 2007, Kamis (13/1/2022).

Juara, selaku Direktur PT Karya Bukit Nusantara diamankan ditempat usaha Corez Flower & Doorsmer Gang Madirsan Ujung Tanjung Morawa – Deli Serdang, Kamis (13/1/2022) sekitar pukul 9.00 WIB.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu lewat Asintel Dr Dwi Setyo Budi Utomo didampingi Kasi Penkum Yos A Tarigan mengatakan Juara berstatus DPO sejak 2018.

Namun, saat diamankan Juara tidak melakukan perlawanan dan koperatif, selanjutnya digiring ke kantor Kejati Sumut untuk diserahkan ke Cabjari Toba Samosir.

Asintel Dr Dwi Setyo Budi Utomo menyebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor :1540 K/Pid.Sus/2015 tanggal 24 Maret 2016, menerima tuntutan dan mengabulkan permohonan jaksa.

Dimana sebelumnya tuntutan jaksa 4 tahun penjara namun divonis hakim Pengadilan Tipikor 1,6 tahun. Kemudian dalam putusan menjadi 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 200.000.000, dengan ketentuan jika denda tidak dibayar maka akan diganti dengan kurungan badan selama 6 (enam) bulan. 

“Terpidana ditetapkan DPO sejak 31 Juli 2018 lalu dan selama pelarian, terpidana berada di Medan dan Tanjung Morawa membuka usaha doorsmer. Sebelumnya JPU menuntut terpidana 4 tahun penjara dan divonis hakim Pengadilan Tipikor 1,6 tahun,”ujar Setyo.