Korupsi By Design, Kejatisu Pulihkan Kerugian Keuangan Kota Medan

oleh -379 views
Kejatisu gelar lomba Karya Tulis Jurnalistik dalam rangka memperingati Hakordia ke 16, tepatnya 9 Desember 2021. (Foto/ Tonijer Hutagalung.

MEDAN I Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Jurnalistik dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia)ke -16, tepatnya 9 Desember 2021.

Tema yang dipetik panitia yaitu “Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi”. Cukup menantang diulas lebih mendalam mengingat praktek praktek korupsi masih tampak subur, beberapa tahun terakhir khususnya di Sumatera Utara, penyandang peringkat tertinggi kasus korupsi selain diluar Pulau Jawa. Jauh dihati, dekat dimata.

Korupsi yang paling berbahaya itu dimulai dari awal perencanaan. Desainnya cukup rapih sedemikian rupa merambah birokrasi kepanjangan tangan dari pemilik kepentingan.

Pasalnya tidak mungkin terjadi korupsi apabila sejak perencanaan melibatkan kontrol yang baik. Makanya Korupsi sangat identik dengan sebutan by design terjadinya perbuatan korupsi dilihat dari niat jahat (mens rea).

Contohnya, niat jahat itu dimulai awal perencanaan dan penyusunan rencana anggaran biaya (RAB) dan upaya lobi – lobih atau intervensi untuk menentukan pemenangan tender proyek pemerintah.

Tentu hasil akhir pelaksanaan kegiatan tersebut akan mengeluarkan biaya cukup tinggi memuluskan ‘pengantin’ mendapatkan proyek sehingga dampaknya tujuan pembangunan proyek tersebut kurang tepat sasaran dan tidak bermanfaat bagi masyarakat.

Nah, untuk itu pencegahan korupsi dimulai dari titik terendah yaitu sejak perencanaan kegiatan pengadaan barang dan jasa.