Korem 011/LW Gelar Penataran Jurnalistik Militer

oleh -12 views

LHOKSEUMAWE | Penerangan Korem 011/Lilawangsa berperan dalam menyediakan dan menyiarkan informasi berbagai kegiatan TNI, khususnya prajurit TNI jajaran Korem 011/Lilawangsa, yang senantiasa berperan aktif dalam melaksanakan pembangunan nasional dengan bertumpu pada pembangunan masyarakat desa.

Untuk itu, penerangan Korem 011/Lilawangsa menggelar penataran Jurnalistik selama tiga hari, Selasa sampai dengan Kamis, (8/4/2021).

Penataran tersebut, dipusatkan di Mess Korem 011/Lilawangsa, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021).

Penataran jurnalistik, pengetahuan pembuatan berita, foto dan video diikuti 20 orang peserta perwakilan personel TNI dari masing-masing satuan Kodim di jajaran Korem 011/Lilawangsa.

Dalam kegiatan penataran jurnalistik ini, Penrem 011/Lilawangsa menghadirkan pemateri para ahli jurnalistik maupun wartawan berkompeten, diantaranya Ayi Jufridar, Dosen Unimal sekaligus mantan wartawan serambi yang ahli dalam penulisan berita dan Nasir wartawan senior SCTV di Aceh yang memiliki keahlian dalam pembuatan video.

Danrem 011/Lilawangsa mengatakan, penataran yang digelar saat ini membekali pengetahuan tentang kamera foto sesuai perkembangan teknologi saat ini, baik pengetahuan teknik pengambilan gambar, maupun penggunaan berbagai jenis peralatan kamera foto untuk menghasilkan gambar-gambar yang berkualitas, begitu pula dalam penulisan pemberitaan.

Oleh karena itu, para pemateri diharapkan dapat mentransfer ilmu dan pengalaman berharga yang dimiliki selama ini kepada para peserta penataran. Sehingga, personel TNI di Kodim yang bertugas dibidang penerangan nantinya mampu menulis berita sesuai kaosah jurnalistik serta mampu mempublikasikan kegiatan-kegiatan yang positif di satuan.

“Bukan hanya pencitraan dan mengangkat citra TNI AD di mata masyarakat, akan tetapi memberikan informasi yang Akurat, Nyata yang dilakukan para prajurit TNI khususnya di jajaran Korem 011/Lilawangsa kepada publik maupun masyarakat luas,” harap Danrem.

Reporter : Rusdi Hanafiah