Komunitas Pengawal Ambulans ‘Bravo’ Binjai Bekerja dengan Ikhlas

oleh -58 views
Wakil Ketua Bravo Binjai Ricys Saragih (foto/ist)

MEDAN| Komunitas Relawan Pengawal Ambulans Bikers Rescue Ambulance Volunteer (Bravo) Binjai berdiri sejak 2018 karena sebuah keprihatinan. Ridho salah satu pendiri dimana orangtuanya meninggal dunia di dalam ambulans karena tidak bisa lewat akibat masyarakat pengguna jalan di Simpang Pinang Baris tak mau mengalah memberikan jalan kepada ambulans yang membawa orangtua Ridho ke RSUP H Adam Malik.

” Jadi awal berdirinya Bravo Binjai ini karena bentuk keprihatinan dari teman kami Ridho dimana orangtuanya meninggal dunia di dalam ambulans karena ambulansnya tak bisa berjalan karena tak diberi ruang gerak oleh masyarakat pengguna jalan di Simpang Pinang Baris Medan . Orangtua Ridho ini dirujuk ke RSUP H Adam Malik dari RSUD Langsa di Aceh . Ridho waktu itu langsung mengawal ambulans ini dengan sepeda motornya. Namun begitu sampai di Simpang Pinang Baris ambulans itu terjebak macat dan akhirnya meninggal dunia di ambulans. Kemudian orangtua Ridho di bawa ke RS Sundari untuk memastikan meninggalnya orangtua Ridho tersebut,” kata Wakil Ketua Bravo Pusat Ricys Saragih kepada orbitdigitaldaily.com, Sabtu (5/6/2021)