Kepala Sekolah di Madina ‘Menjerit’ Dipaksa Beli Barang Dari Dana BOS

oleh -234 views
Ilustrasi Dana BOS (foto/ist)

MADINA| Berdasarkan hasil pantauan awak media di lapangan terkait masalah penyaluran Dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) saat ini diduga sangat jauh dari yang diharapkan pihak pemerintah pusat atau dengan kata lain tidak tepat sasaran.

Dan bahkan sudah jauh melenceng dari Petunjuk Teknis (Juknis) dan Petunjuk Pelaksanaan ( Juklak) yang ada dengan bermodus kan barang titipan yang mau tidak mau harus di ambil dan harus dibayar.

Hal ini kami sampaikan sesuai hasil pantauan dan beberapa laporan yang kami terima ahir – ahir ini dari berbagai sumber yang ada sehingga dapat disimpulkan bahwasanya terkait penyaluran Dana BOS tersebut kurang efektif.

Terkait buruknya pengelolaan Pendidikan di Mandailing Natal. Terkhususnya di wilayah pantai barat, buruknya infrastruktur, terbatasnya sarana dan prasarana dan rendahnya tingkat kesejahteraan guru di tengah penyaluran BOS yang rutin di setiap tahunnya apalagi dimasa Covid-19 ini.

Namun berdasarkan cek dan ricek kami ke lapangan ternyata kesemrawutan ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk memperoleh keuntungan pribadi sehingga sekolah pada akhirnya hanya diibaratkan sapi perahan saja oleh oknum-oknum tertentu.

Berdasarkan bincang-bincang kami dengan beberapa kepala sekolah yang namanya tidak mau disebutkan bahwa banyak modus untuk memanfaatkan dana BOS sekolah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Salah satunya adalah dengan adanya orderan barang – barang tertentu yang mengatasnamakan Dinas Pendidikan, Titipanlah dan berbagai macam lainnya, apakah itu berbentuk Website Sekolah atau berbentuk buku perpustakaan dan sepertinya ke depan akan ada lagi Aplikasi Rapor yang dibandrol dengan harga yang cukup fantastis mirisnya sekolah tidak membutuhkan itu.