Kejatisu Berhasil Kembalikan Kerugian Negara Rp 38,1 M dari 15 Perkara Korupsi di Sumut

oleh -242 views
Kejatisu, IBN Wiswantanu SH MH. (Foto/Ist).

MEDAN I Tim Jaksa Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil mengembalikan kerugian keuangan negara sebesar Rp 29.024.500.000, dari 15 perkara tahap penyidikan maupun yang telah dilimpahkan ke Penuntutan.

Terhitung sejak Januari 2021 sampai Oktober 2021 terdiri dari 15 perkara, secara keseluruhan pengembalian kerugian keuangan negara berada di wilayah kerja Kejari dan Cabjari, totalnya mencapai Rp 38.140.028.777. (Tiga Puluh Delapan milliar Seratus Empat Puluh Juta Dua Puluh Delapan Ribu Tujuh Ratus Tujuh Puluh Tujuh Rupiah).

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu SH MH melalui Kasi Penkum Yos A Tarigan SH MH mengatakan pihaknya telah berhasil menyelamatkan kerugian negara dari kasus dugaan korupsi Pulo Temba Humbahas Rp 25.000.000. Dugaan korupsi Bank Sumut KCP Galang berupa aset senilai Rp 15.600.000.000. Terdiri dari 63 unit tanah beserta bangunan 10.729,12 meter persegi dan kebun kelapa sawit 39.631,18 meter persegi.

Kemudian, kasus Bank BTN 11 unit rumah senilai Rp 13.200.000.000. Kasus Bank BRI Kabanjahe berupa 1 unit rumah dan bangunan senilai Rp 150.000.000 dan Korupsi di PT Perkebunan Sumatera Utara berupa tanah seluas 642 Ha.

Yos menjelaskan pengembalian diperoleh dari penanganan perkara mulai dari penyidikan dan sebahagian di penuntutan wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara Rp 38 M.

Reporter: Toni Hutagalung