Kejari Taput Tetapkan RR Tersangka Korupsi Dana Desa TA 2018-2019

oleh -596 views

MEDAN | Tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Utara (Taput) menetapkan RR (46) sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi dana desa (DD). Kerugian keuangan negara sebesar Rp 265.690.000, Selasa (4/5/2021).

Perkara tindak pidana korupsi itu berawal dari Pembuatan Desain dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) setiap Desa di Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, TA 2018 dan 2019.

Kajari Taput melalui Kasi Intel Mangasi Simanjuntak mengatakan tersangka merupakan Pendamping Desa Teknik Insfratruktur(PDTI) seharusnya melakukan pendampingan dan bimbingan teknis pembuatan RAB.

Namun faktanya tersangka mengambil alih tugas Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan kader teknis untuk menyusun RAB dan desain gambar dengan upah 1% dari DD setiap desa di Kecamatan Tarutung, TA 2018 – 2019.

“Tersangka RR sudah digaji melalui APBD Kabupaten Tapanuli Utara dan tersangka tidak berhak menerima imbalan bentuk apapun saat melakukan bimbingan teknis dalam pembuatan RAB maupun desain gambar,” kata Mangasi kepada orbitdigitaldaily.com, Rabu (5/5/2021).

Mangasi Simanjuntak mengungkapkan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-09/L.2.21/Fd.1/12/2020 tanggal 02 Desember 2020 Jo. Print-09/L.2.21/Fd.1/01/2021 tanggal 06 Januari 2021. Tim penyidik tindak pidana khusus Kejari Taput telah melakukan pengumpulan data kegiatan Dana Desa TA 2019.

Selain itu, sambungnya dalam jangka waktu dekat RR akan dipanggil untuk dimintai keterangan setelah statusnya menjadi tersangka perkara dugaan korupsi DD. Dan tersangka akan dijerat Tersangka dijerat pasal 2 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Hasil audit investigasi ahli Inspektorat Taput menemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 265.690.000. Tersangka merupakan warga Kecamatan Medan Tuntungan dalam waktu dekat akan dipanggil untuk diminta keterangan,” ujar Mangasi.

Reporter : Toni Hutagalung