Kasus Covid-19 Terus Melandai, Pemko Medan Pulangkan Isoter KM Bukit Raya

oleh -61 views
Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution bersama Menhub Budi Karya dan Meneg BUMN Erick Tohir Ketika Meninjau KM Bukit Raya yang menjadi Isoter bagi warga Kota Medan di Kecamatan Medan Belawan yang terpapar Covid-19 (foto/ist)

MEDAN| Menyusul terus menurunnya kasus Covid-19 di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution memulangkan KM Bukit Raya yang selama ini dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) terapung bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di kawasan Medan bagian Utara kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Apalagi selama dua pekan sebelum pemulangan dilakukan, tak ada lagi warga yang menjalani isolasi di kapal buatan Jerman yang diproduksi tahun 1994 tersebut.

Seperti diketahui, KM Bukit Raya sudah berada di Kota Medan, tepatnya di Pelabuhan Belawan sejak 16 Agustus 2021. Lebih kurang sebulan, kapal penumpang buatan perusahaan galangan Jerman bernama Meyer Werft itu dioperasikan sebagai tempat isoter terhitung mulai 20 Agustus 2021. Saat dioperasikan sebagai insoter, KM Bukit Raya yang merupakan satu dari 25 kapal milik PT Pelni memiliki 450 tempat tidur. Dengan pemulangan KM Bukit Raya tersebut, Pemko Medan kini tinggal memiliki dua tempat isoter yakni eks Hotel Soechi Jalan Cirebon dan Gedung P4TK Jalan Setia Budi, Helvetia.

Sebelumnya, Kapal milik PT Pelni (Persero) itu dijadikan tempat isolasi mandiri (isoman) bagi warga yang terkonfirmasi poitif Covid-19 dengan gejala ringan atau tanpa gejala (OTG). Selain mencegah warga yang terpapar berinteraksi dengan warga yang belum terpapar, isoman itu dilakukan guna mempermudah penanganan. Apabila kondisi warga yang terpapar memburuk, bisa langsung dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan yang lebih maksimal.