Ini Kata Politisi PKS Soal Komentar Djarot

oleh -369 views
Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS Rajuddin Sagala

MEDAN- Komentar Plt Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Sumut, Djarot Syaiful Hidayat di media yang terang-terangan menuding mantan Gubernur Sumatera asal Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gatot Pujo Nugroho sebagai dalang korupsi hingga membuat mantan Ketua DPD PDIP Sumut,  Japorman Saragih ikut terseret dan dijebloskan ke tahanan KPK mendapat tanggapan dari politisi PKS Kota Medan.

Anggota DPRD Kota Medan, Dhiyaul Hayati mengatakan seharusnya Djarot Syaiful Hidayat tak perlu membuat komentar yang menyinggung PKS.

“Sebenarnya beliau tak perlu lah buat komentar begitu. Masing-masing intropeksi diri saja. Tapi sudah terlanjur mengatakan begitu jadi mau diapain lagi. Beliau juga politisi jadi harusnya sama-sama tahu lah gimana kondisinya,” katanya kepada orbitdigitaldaily.com, Jumat (24/7/2020).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku bahwa terkait kasus-kasus korupsi yang ada di Indonesia bahwa partai yang kadernya paling sedikit  diproses hukum termasuk dari PKS.

“Jadi bisa dipertanyakan partai mana yang paling banyak korupsi. PKS diurutan ke berapa dan PDI-P urutan keberapa?. Jika memang benar beliau menyampaikan kalimat itu,” katanya.

Dhiyaul Hayati mengatakan hal tersebut menjadi pelajaran untuk ke depannya.

“Saya rasa KPK tentu punya bukti. Saya juga tidak mau balik menyerang. Bukan gaya PKS. Kita hadir di bumi Indonesia untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tagline PKS ayo lebih baik,” terangnya Dhiyaul Hayati.

Sementara Anggota DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala yang juga politisi Fraksi  PKS ini mengatakan bahwa hal itu merupakan persoalan korupsi bukan bersoalan dalang jadi tergantung oknumnya.

“Pendapat saya begini masalah korupsi bukan perkara dalang, itu semua saling terhubung. Perkara paling utama adalah keimanan, mental dan kemauan,” katanya.

Menurut Rajudin siapapun yang dipengaruhi dan di iming-iming serta diberikan sesuatu jika yang bersangkutan kokoh imannya berpegang teguh dengan keyakinan agama tentu tidak akan mudah bahkan tidak mau menerima suap.

“Apalagi di saat mental makin rusak, peluang ada, kemauan juga tinggi maka terjadilah niat buruk hanya mementingkan keperluan pribadi, kelompok bahkan golongan,” ujarnya.

Dhiyaul Hayati

Diketahui sebelumnya KPK menahan 11 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 yang berstatus sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada anggota DPRD Sumut 2009-2014 dan 2014-2019.

Dari sebelas eks anggota DPRD itu, terdapat satu nama, yaitu Japorman Saragih yang pernah menjabat Ketua DPD PDIP Sumut.

Sementara Plt DPD PDIP, Djarot Saiful Hidayat angkat bicara, terkait kasus yang menimpa Japorman Saragih. Menurut Djarot, kasus tersebut merupakan bagian dari pusaran korupsi Mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho yang diusung oleh PKS.

Reporter: Anton Samosir