Ini Esensi Isra Mikraj Menurut Bupati Asahan

oleh -315 views

Kisaran-ORBIT: Pemerintah Kabupaten Asahan bersama unsur Forkopimda serta masyarakat Asahan memperingati Isra Miraj di masjid Agung H Ahmad Bakrie, Selasa (9/4/2019).

Peringatan Isra Miraj ini diisi dengan tausiyah oleh Al Ustad H Tuah Sirait MA dari Medan.

Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wakil Bupati H Surya BSc mengatakan dengan digelarnya peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 H di tahun 2019 ini.

“Dengan peringatan Isra Miraj diharapkan dapat memantapkan keyakinan kita dalam beragama, khususnya bagi kaum muslimin dan muslimat dalam meyakini kebenaran atas risalah Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Isra Miraj menurut bupati, merupakan bagian dari perubahan kearah yang lebih baik, baik dalam segi spiritual maupun sosial.

“Dan pada dasarnya dalam Isra Miraj mengajarkan kepada kita semua untuk senantiasa taat akan perintah serta akan larangan-Nya,” sebutnya.

Dalam memperingati Isra Miraj ini setidaknya dapat dipetik dua hal penting yang patut diteladani dua hal tersebut di antaranya mengenang dan meneladani perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Contoh keteladanan Rasulullah SAW patut kita semua mempedominya khususnya dalam membina keluarga sebagai kelompok paling kecil, dan kelompok yang lebih besar dalam gugusan NKRI .

H Surya juga menyampaikan pesan Bupati Asahan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Asahan pada Rabu 17 April 2019 mendatang untuk menggunakan hak suara dalam pemilu serentak , dan bupati Asahan juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk menghindari politik uang dan golput, serta adanya penyebaran berita bohong atau Hoax yang belum tentu kebenarannya.

“Mari kita semua bersama sama menjaga persatuan dan kesatuan serta mari kita rapatkan barisan untuk menuntaskan program pemerintah hingga tahun tahun mendatang, selain itu kita sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Asahan juga menghimbau kepada seluruh pengusaha hiburan malam, tempat tempat permainan ketangkasan serta tempat tempat yang dapat mengundang kerawanan agar untuk menutup usahanya sementara waktu,” bebernya.

Demikian juga terhadap pengusaha rumah makan, restoran, cafe untuk tetap saling menghormati ummat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa. Od/02