Ingin Menjadi Hafidz Qur’an, Belajarlah Dengan Guru Asal Turki di Ponpes Suro

oleh -255 views
Tatap muka para santri perdana, Ponpes Darul Ummah Syekh Ali Fansyuri di Kecamatan Suro Aceh Singkil

ACEH SINGKIL- Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Raudhatul Makmur Islamic Center diajarkan oleh seorang guru putra daerah setempat, yang belajar Hafidz hingga Negara Timur Tengah.

Sekolah Tahfidz tersebut telah diresmikan langsung Wakil Bupati H Sazali, Minggu (6/9/2020) di Aula Dayah Pondok Pasantren Dayah Tahfidzul Qur’an Raudhatul Makmur Suro dengan menggunakan protokoler kesehatan.


Ketua yayasan Darul Ummah Syeikh Ali Fansuri Ustadz H Ramlan mengatakan, Dayah Tahfizful Qur’an Raudhatul Makmur ini berada di bawah naungan yayasan Darul Ummah Syeikh Ali Fansury. “Rapat pembentukan difasilitasi Pemkab Aceh Singkil, saya di amanahkan untuk memimpin Yayasan ini,”sebutnya.

Dayah tersebut membimbing Program Tahfudz Qur’an, santri direkrut dari tingkat SMP sederajat yang ada di Kabupaten Aceh Singkil, untuk pembelajaran tahun ajaran 2020/2021.


Untuk tahap awal kuota santri akan rekrut sebanyak 30 orang. Selanjutnya jika akan berkembang maka akan di rekrut dengan jumlah santri yang lebih banyak, katanya.

Kita masih akan melihat perkembangannya, awal ini kita mulai dengan program Tahfidz Al Quran dulu dan selanjutnya kita akan buka program belajar kitab kuning sehingga pondok pesantren ini dapat mencetak Hafidz Qur’an serta juga memiliki ilmu fiqih.


Tahfid Qur’an ini akan dibimbinh oleh direktur Program Tahfidz dari Langsa, Ust. Gunawan Muhammad Alhafidz. Beliau merupakan putra Gunung Meriah Aceh Singkil dan belajar Hafidz Alquran dari di Turky.

“Semoga ilmu beliau bisa membimbing anak-anak kita ini menjadi hafidz sebab beliau punya pengalaman dari Turki dan pengalaman itu akan di bawa ke Dayah kita ini menyebarkan syiar Islam,” sebut Ustadz Ramlan.

Wakil Bupati Aceh Singkil H Sazali dalam sambutannya menyampaikan bahwa nama yayasan ini kita ambil dari orang tua dari syech Abdurrauf Assingkili, Ulama besar yang berasal dari Aceh Singkil semoga nama ini bisa membawa kemajuan pada Dayah Tahfudzul Qur’an ini.

Dan kita harapkan Dayah Raudatul Makmur ini kedepan bisa kita jadikan menjadi perguruan tinggi Islam atau Mah’ad Ali sebab Fasilitas yang ada disini cukup lengkap dan megah. apa salahnya fasilitas yang megah ini kita manfaatkan untuk membangun pendidikan Agama Islam, ujarnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Singkil, Ketua Yayasan Darul Ummah Syeikh Ali Fansyuri, unsur Muspika Suro, Pengurus Yayasan dan para santri serta orang tua santri.

Reporter: Saleh