banner 728x250

Hadiri Rakernas Tidar, Edy Rahmayadi Beri Motivasi Politisi Muda se-Indonesia

Gubsu Edy Rahmayadi menghadiri dan ikut serta membuka kegiatan Rakernas Tunas Indonesia Raya (Tidar) yang merupakan sayap dari Partai Gerindra di Ballroom Grand City Hall, Jalan Balai Kota Medan, Jumat (15/7/2022). Foto/Ist

MEDAN | Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi memberi motivasi pada pengurus Tunas Indonesia Raya (Tidar) se-Indonesia. Motivasi tersebut disampaikan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tidar di Grand City Hall, Jalan Balai Kota, Medan, Jumat (15/7/2022) malam.

Salah satu yang ditekankan Edy Rahmayadi adalah peran anak muda dalam pembangunan, khususnya menjawab persoalan di tengah masyarakat. Apalagi beberapa tahun ke depan, Indonesia akan mendapat bonus demografi. Sebanyak 64% dari total penduduk Indonesia merupakan usia produktif.

Karena itu, bonus demografi yang didominasi usia produktif tersebut harus dimanfaatkan untuk kontribusi pembangunan.

“Maka ayolah berbuat, kita bisa membangun bangsa kita ini, mewujudkan cita-cita bangsa yaitu kesejahteraan bangsa, ” kata Edy.

Edy menyontohkan, ada sektor UMKM yang bisa dibesarkan oleh anak muda. Sumut saja punya banyak beragam produk yang bisa dijual seperti kopi dan lainnya. Hal itu merupakan salah satu kegiatan produktif yang bisa dilakukan para anak muda.

Edy juga sempat berkelakar dirinya menjadi muda lagi lantaran bertemu dengan anak-anak muda.

“Usia saya seperti kembali menjadi 16 lagi, padahal saya sudah 61 tahun, bahkan di antara kalian ada yang seperti anak saya,” kata Edy, disambut tawa para peserta Rakernas.

Ketua Umum Tidar Rahayu Saraswati mengatakan, pihaknya selalu memberikan ruang sebesar besarnya bagi anak muda untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Kita memberikan ruang sebesarnya agar anak muda yang disebut bonus demografi itu bisa berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara, salah satunya lewat UMKM, itu adalah bentuk nyata kontribusi kita, ” kata Rahayu Saraswati.

Rahayu juga menyampaikan pada Rakernas ini ada beberapa hal yang dibahas. Mulai dari persiapan agenda pemilu 2024, hingga program kerja untuk pemberdayaan ekonomi bagi anak muda Indonesia. (Red)