FPMB Minta Kadis Perhubungan Kota Binjai Jadi Tersangka Dugaan Korupsi CCTV

oleh -47 views

BINJAI| Forum Pemuda & Mahasisw a Binjai Sumatera Utara ( FPMB) menggelar unjuk rasa di halaman Gedung Kejaksaan Negri kota Binjai Rabu (9/6/2021 )menuntut agar Kepala Kejaksaan Negari (Kajari) Kota Binjai mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan dan pemeliharaan CCTV di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai yang dikerjakan pihak ketiga CV.Agata Inti Mulia dan CV.Citra Sandhya
Dalam orasinya, ada sejumlah  tuntutan disampaikan  FPMB. tuntutan itu antara lain yakni pertama mendukung Kejari kota Binjai agar mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan dan pemeliharaan CCTV yang terjadi di Kantor Dishub kota Binjai . Kedua, mereka (FPMB) mendesak  agar pihak Kejari Binjai  menetapkan Kadis Perhubungan Kota Binjai Syahrial SH dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) sebagai tersangka pada kasus dugaan Korupsi pengadaan dan pemeliharaan CCTV anggaran Tahun 2018 dan Tahun 2019 dan mereka juga meminta pihak kejaksaan segera menahan Kadis Perhubungan untuk dproses sesuai dengan Hukum.

Ketiga mengusut tuntas adanya penggelembungan tenaga honor di lingkungan Dinas Perhubungan kota Binjai dan  maraknya prektek dugaan pungli yang terjadi dalam memasukkan tenaga honor di kantor Dishub Binjai ,ke-empat adanya dugaan mark-up pengadaan mobil Derek di Dishub Binjai ,” ujar Kordinator Aksi Rendi dengan menggunakan alat pengeras suara.

Rendi menambahkan  pihaknya sangat prihatin melihat kondisi yang sedang menimpa Dinas Perhubungan kota Binjai terkai Dugaan Korupsi CCTV , yang pegadaannya dikerjakan oleh pihak ketiga CV.Agata Inti Mulia dan CV.Citra Sandhya
Seperti diketahui Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai digeledah tim penyidik Kejaksaan negri Binjai senin (24/5/2021) lalu .

Penggeledahan ini terkait dugaan kasus korupsi yang tengah ditangani instansi tersebut, Tim Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Binjai melakukan upaya paksa berupa penggeledahan di seluruh ruangan pada Senin (24/5/2021).

Hal ini terkait dugaan praktik korupsi proyek pengadaan serta pemeliharaan rutin CCTV tahun anggaran 2018 dan 2019 di Dishub Binjai.

Kepala Kejari Binjai Muhammad Husein Admaja menjelaskan, penggeledahan ini soal dugaan korupsi dan upaya paksa harus dilakukan demi kepentingan penyidikan.
“Hari ini kami lakukan upaya paksa berupa penggeledahan di Kantor Dishub Kota Binjai.

Hal ini terkait dengan penyidikan soal dugaan korupsi pengadaan langsung CCTV,” katanya. Dia memastikan akan adanya tersangka dalam kasus tersebut.

“Tunggu saja hasil pemeriksaan lanjutan nantinya. Sudah pasti karena proses penyidikan mencari siapa yang bertanggung jawab serta menetapkan siapa tersangkanya,” ucapnya.

Imformasi yang dihimpun  sejumlah data dan bukti,menyebutkan dugaan korupsi di lingkungan Dishub Binjai meliputi pengadaan dan pemasangan 24 unit CCTV di kota Binjai sebesar Rp.799.999.400, – anggaran APBD Tahun 2018. Sedangkan dugaan korupsi lainnya terjadi pada item anggaran Pemeliharaan CCTV Maintenance alat kendali dan ruang CC-Rom senilai Rp. 1.642.500.000,- anggaran APBD Tahun 2019.

Reporter : Arifin Pohan