Fisip UDA Lepas Puluhan Mahasiswa PKL

oleh -143 views

MEDAN | Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Darma Agung (FISIP UDA) Medan, Prietsaweny Riris Simamora, S.Sos, M.Si melepas puluhan mahasiswa dari jurusan Ilmu Komunikasi dan Ilmu Pemerintahan untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL) di berbagai lokasi di Kota Medan.

Beberapa lokasi tempat mahasiswa belajar selama sebulan seperti di kantor Orbit Digital, Harian Tribun, Harian SIB, Batak Pos dan Dinas Sosial.

“Kegiatan PKL ini adalah kerja sama tim antar mahasiswa. Jangan bersifat personal. Selama mengikuti kegiatan PKL di luar kampus, sudah kewajiban setiap mahasiswa untuk menjaga nama baik kampus Universitas Darma Agung ,” kata Dekan FISIP UDA Medan, Prietsaweny Riris Simamora, saat memberikan sambutan. Senin (11/1/ 2021)

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dekan FISIP UDA, Prietsaweny Riris Simamora, S.Sos, M.Si, Wakil Dekan I Besti Rohana, S.Sos, M.Si, Wakil Dekan III Rita Vinolia Aruan, S.Sos, M.Ikom, Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi Elok Perwirawaty, M.Ikom, Kepala Program Studi Pemerintahan, Drs M Silalahi, MM, M.Si serta civitas akademik.

Lima di antara puluhan mahasiwa FISIP UDA yang hadir melakukan PKL di kantor Orbit Digital. PKL di kantor Orbit Digital akan dilaksanakan mulai tanggal 11 Januari sampai 11 Februari 2021.

Pemimpin Redaksi Orbit Digital, M. Safii Sitorus menyambut baik ke lima mahasiswa tersebut sembari memberikan arahan dan motivasi kepada mahasiswa tentang dunia jurnalistik yang sesungguhnya.

“Hal pertama yang harus dilakukan untuk menjadi seorang jurnalis adalah mengubah mindset dan mental warga sipil menjadi mindset dan mental seorang jurnalis. Mahasiwa akan diajari cara menginput, mengutip berita dari situs resmi pemerintahan dan media nasional serta membuat berita sesuai kode etik jurnalistik. Selanjutnya kedisiplinan dan tanggung jawab mencari berita adalah mindset seorang jurnalis,” katanya.

Dikatakannya beberapa kriteria mahasiwa yang PKL di kantor Orbit Digital diwajibkan mengetahui dapur jurnalistik, paham mencari berita dan turun ke lapangan.

“Pembagian waktu belajar 15 hari di kantor Orbit Digital dan 15 Hari di lapangan mencari berita. Upaya maksimal mengetahui narasumber dan membuat berita anti hoaks ini dilakukan untuk memberikan informasi dan mendistribusikan berita berkualitas,” ujarnya.

(Maria Simbolon/PKL)