Fasilitas SMPN 1 Tiganderket Memprihatinkan, Pengamat: Potret yang Memalukan

oleh -1.035 views
Kondisi meja yang rusak di SMPN 1 Tiganderket.

Karo-ORBIT: Pemerhati Pendidikan Tanah Karo Julianus Paulus Sembiring S.Pd mengaku sedih melihat kondisi siswa SMPN 1 Tiganderket, Kecamatan Tiganderket, yang harus belajar dengan menggunakan meja rusak berkaki tiga.

Ia meminta agar pihak SMPN 1 Tiganderket segera memperbaiki juga mengganti sarana dan prasarana di sekolah tersebut yang sudah tidak layak pakai. Kondisi daun meja yang sudah pecah-pecah dan kaki meja yang hanya tinggal tiga tapi masih digunakan siswa, adalah potret yang sangat memalukan bagi dunia pendidikan di Tanah Karo. Apalagi letak sekolah itu hanya beberapa kilometer dari ibu kota Kabupaten Karo.

“Untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan dan membantu proses belajar mengajar, pemerintah telah memberikan bantuan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Dana Alokasi Khusus (DAK). Dengan adanya dana tersebut, sudah seharusnya dunia pendidikan menjadi lebih baik, seperti sarana dan prasarana di sekolah,” sebut Julianus.

Menurut Julianus, pihak sekolah terutama Kepala Sekolah seharusnya melakukan komunikasi yang intens dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo terhadap fasilitas dan kegiatan-kegiatan yang menunjang Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah tersebut. Sehingga kejadian anak menopangkan kaki ke daun meja berkaki tiga tidak jadi tontonan.

Ditambahkan Julianus, Komite Sekolah juga harusnya berperan aktif sebagai perwakilan orang tua siswa untuk melakukan pengawasan terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah serta penggunaan dana-dana yang masuk ke sekolah baik dana BOS maupun DAK.

Menurutnya, dalam hal ini pembinaan dan pengawasan yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo dinilai kurang maksimal. Serta ada dugaan Komite Sekolah tidak berperan aktif ataupun tidak berfungsi sama sekali di sekolah tersebut.

Untuk itu, perlu dilakukan pembinaan-pembinaan agar Komite Sekolah lebih paham tentang fungsi dan tugas mereka sebagai Komite Sekolah, yang mana dalam hal ini dapat dilakukan oleh Dewan Pendidikan, yang sampai saat ini belum dibentuk kembali oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karo.

Maka dari itu, Julianus berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Karo secepatnya membentuk Dewan Pendidikan Kabupaten Karo, agar Dewan Pendidikan tersebut dapat segera bekerja dan melakukan pembinaan serta memberikan pemahaman tentang fungsi Komite Sekolah di setiap sekolah-sekolah.

Sebelumnya diberitakan, tidak satu dua meja dan kursi siswa SMPN 1 Tiganderket, Kecamatan Tiganderket rusak. Puluhan pasang meja kursi rusak berat dan belum diperbaiki. Sehingga siswa terpaksa belajar di atas meja berkaki tiga dengan menopangkan sebelah kakinya untuk menahan meja dapat berdiri.

Kerusakan lainnya juga terjadi, seperti kaca dinding kelas pecah-pecah dan atap ruang guru juga rusak berat terancam roboh menjadi kecemasan para siswa dan guru. Od-Dav