Dewan Tak Mau Isolasi, Ini Tanggapan Pasien Perdana Tempati Ruang Isolasi Terpusat Gedung DPRK

oleh -262 views
Burhanuddin pasien pertama yang menempati ruang isolasi terpusat di Gedung DPRK Aceh Singkil (foto/ist)

SINGKIL| Pasca perawatan intensif selama 7 hari di RSUD Aceh Singkil, seorang pasien Covid-19, Warga Desa Kampung Baru bersedia untuk menempati ruang isolasi di Gedung DPRK Aceh Singkil. Ruang isolasi terpusat yang ditempatkan dikamar peristirahatan 25 anggota dewan tersebut sebelumnya diresmikan Bupati Dulmusrid 10 Agusutus 2021.

Sayangnya, setelah diresmikan sebagai ruang isolasi tersebut, Anggota Dewan maupun Sekwan serta Pegawai lainnya enggan melakukan isolasi mandiri pasca melakukan perjalanan Bimtek (bimbingan tekhnis) dari zona merah Covid-19 Pekan Baru Provinsi Riau, sejak kepulangannya 30 Agustus 2021 kemarin.

Burhanuddin (64) yang menjadi pasien perdana menempati ruang isolasi terpusat di Gedung DPRK Desa Kampung Baru Aceh Singkil itu saat dikonfirmasi Orbitdigitaldaily, Selasa (7/9/21) menyarankan agar para pasien penderita Covid-19 maupun yang merasakan gejalanya sebaiknya harus menjalani isolasi mandiri di ruangan milik Anggota DPR tersebut.

Sebab disebutkannya, awalnya dia juga merasa takut, namun karena sudah dijalani malah lebih nyaman istirahat disini, ucapnya.

Sementara menyinggung para Wakil Rakyat dan Sekwan serta pegawai Setwan yang tidak mau melakukan Isolasi, Burhan menyebutkan, mungkin para dewan ada pandangan masing-masing.

Mungkin pemikiran mereka lain, bisa jadi alasan karena dirumahnya tidak ada orang lain dan memilih isolasi dirumah sendiri. Maka tidak mau diisolasi, sehingga menurut mereka tidak membahayakan keluarganya,” ucap Burhan yang merupakan pensiunan PNS dari Kantor Pengadilan itu.