Dari Puskesmas Kita Putus Mata Rantai Covid-19

oleh -389 views
Wali Kota Medan Bobby Nasution Ketika Meninjau Vaksinasi Covid-19 Massal di Puskesmas Medan Johor (foto/ist)

Tekad Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Medan sangat kuat hal itu dibuktikan dengan sejumlah kebijakan yang mengacu untuk ‘menghabisi’ Covid-19 di Kota Medan. Kebijakan-kebijakan yang telah dilakukan Bobby Nasution diantaranya adalah mengadakan dua tempat Isolasi Terpadu (Isoter) yang menjadi tempat bagi warga yang terpapar Covid-19 yakni Eks Novotel Soechi Medan yang berkapasitas 200 tempat tidur serta KM Bukit Raya kerjasama antara Pemko Medan dan PT Pelni.

Selain itu Bobby juga melakukan kebijakan dengan melakukan vaksinasi di sejumlah titik di Kota Medan dengan bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti Kementerian BUMN yang dipusatkan di eks Bandara Polonia Medan dimana pelaksanaan vaksin di eks Bandara Polonia Medan itu bisa diikuti sebanyak 1000 peserta vaksin.

Selain itu Bobby juga melakukan kerjasama dengan TNI dan Polri dalam menuntaskan program Vaksinasi Covid-19 di Kota Medan yang tujuannya adalah untuk mencegah warga Kota Medan dari Covid-19. Bahkan sebagai bukti keseriusannya, Bobby juga pindah kantor yang selama ini berkantor di Balai Kota Medan kini Bobby berkantor di kecamatan yang masuk dalam zona merah.

Seminggu lalu Bobby berkantor di Kecamatan Medan Helvetia, kecamatan yang banyak warganya terpapar Covid-19. Salah satu kelurahan di Kecamatan Medan Helvetia yang paling banyak warganya terpapr Covid-19 adalah Kelurahan Cintai Damai Lingkungan VIII atau tepatnya di Komplek Perumahan Bumi Asri Medan.

Dalam catatan orbitdigitadaldaily.com pertengahan Juli 2021 lalu Camat Medan Helvetia yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Medan Helvetia Andi Mario Siregar terpaksa mengeluarkan kebijakan isolasi lingkungan di Komplek Perumahan Bumi Asri karena ada 6 warganya terpapar Covid-19.

Usai isolasi lingkungan pada pertengan Juli 2021 lalu, Andi Mario kembali melakukan isolasi lingkungan di Komplek Bumi Asri karena ada 47 warganya terpapar Covid-19. Isolasi dilakukan selama seminggu dari 7 Agustus 2021 sampai 14 Agustus 2021 dengan jalan membatasi ruang gerak warga dari pukul 19.00 Wib sampai Pukul 06.00 Wib.