Buka Rakor GTRA Deliserdang Tahun 2021, Ali Yusuf Siregar : Harus Ada Senergitas BPN dan Pemkab

oleh -7 views

DELISERDANG |

Pelaksanaan gugus tugas reforma memiliki arti penting sebagai upaya menata kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan permukaan bumi dalam mewujudkan fungsi sosial atas tanah.

“Karenanya, harus ada sinergitas antara Badan Pertanahan Nasional (BPN)  dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  serta instansi yang terkait”, kata Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang H M Ali Yusuf Siregar ketika membuka peyelenggaraan Rapat Koordinasi (Rakor) Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Tahun 2021, Senin (7/6/2021), di Wing Hotel Jalan Arteri Kuala Namu Nomor 9 Kecamatan Batangkuis

Wabup Deliserdang  juga mengatakan, untuk mendorong tercapainya program reforma agraria yang dimaksud, maka diterbitlah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2018 tentang reforma agraria.

Namun,  saat ini masih banyak terjadi permasalahan sengketa konflik agraria, alih fungsi lahan pertanian yang masif, kemiskinan dan pengangguran, kesenjangan sosial dan turunnya kualitas lingkungan hidup.

“Oleh karena itu, kita harus mengambil sikap dan menentukan langkah – langkah nyata. Kemudaian ,  dengan adanya tim gugus tugas reforma agraria ini, dharapkan mampu mengatasi setiap permasalahan agraria yang ada”, kata Ali Yusuf Siregar.

Kemudian, harap Wabup Deliserdang,  tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini akan memberikan arah, petunjuk dan dapat mendorong serta meningkatkan koordinasi di jajaran Kementerian Agraria dan tata ruang BPN  dengan pemangku kepentingan yang bertujuan agar terdapat kesepahaman dalam penyelenggaraan gugus tugas reforma agraria.  Baik di tingkat Pusat, Provinsi maupn  Kabupaten, khususnya di abupaten Deli Serdang

Sementara Kepala Seksi (Kasi)Penataan dan Pemberdayaan BPN Kabupaten  Deliserdang Marsundut Lumban Gaol emyampaikan dalam laporannya bahwa, Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Deliserdang Tahun Anggaran 2021 ini diselenggarakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor : 1779/SK-12.07.NT.03.01/V/2021, tanggal 31 Mei 2021.

“Kemudian, kegiatan  yang digelar hari dengan jumalah peserta 49 orang dan narasumber 8 orang, dan moderator 2 orang”, sebut Marsundut Lumban Gaol.

Kasi Penataan dan Pemberdayaan BPN Deliserdang juga menyebutkan, bahwa kegiatan ini dibiayai oleh DIPA Kantor Pertanahan Kabupaten Deliserdang dengan Nomor : SP-DIPA-056.01.2.430719/2021, tertanggal 23 November 2020.

Sedangkan Gugus Tugas Reforma Agraria telah diketahui  oleh Bupati Deliserdang berdasarkan Surat Keputusan Bupati  Nomor : 96 Tahun 2021, tertanggal 23 Februari 2021 dan Tim Pelaksana Harian dengan penunjukan Surat Keputusan Nomor : 713/SK-12.07.NT.02.01/III/2021, tertanggal 3 Maret 2021 serta pelaksanaan GTRA dibantu oleh 3 orang Konsultan dengan penunjukan SK Nomor : 570/SK-12.07.UP.02.03/II/2021, ter tanggal 19 Februari 2021.

Menurut Marsundut Lumban Gaol, Rakor GTRA ini merupakan rangkaian kegiatan guna mendorong dan meningkatkan koordinasi dengan pemangku kepentingan agar terdapat kesepemahaman dalam penyelenggaraan GTRA dalam mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan rakyat.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala Kantor (Kakan) BPN Deliserdang Fauzi , mewakili Kakanwil BPN Provinsi Sumatera Utara Sontian Siahaan, Kepala Biro Pusat Statistik Sawaluddin, beberapa  Kepala Organisai Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Bagian (Kabag) Sekretariat Daerah Daerah Kabupaten (Setdakab) terkait, serta para Camat dan Kepala Desa se Kabupaten Deliserdang.

Rakor GTRA itu juga ditandai dengan penyerahan laporan Tahun 2020 oleh Ketua Harian dan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama mengenai arahaan kebijakan dan penanganan reforma agraria serta penguatan kapasitas pelaksanaan reforma agraria Kabupaten Deliserdang.

Reporter : Dodi Hamzah Pohan