Bolos Kerja , 20 ASN Pemkab Aceh Singkil Terjaring Razia Satpol PP

oleh -328 views
Personel Satpol PP WH saat mendatangi sebuah warung kopi tempat duduk santai para ASN, Kamis (4/6/2020). (Foto/Istimewa)

ACEH SINGKIL- Pemberlakukan New Normal di Aceh Singkil, sedikitnya dua puluhan ASN terjaring dalam operasi penertiban Satpol PP dan WH di sejumlah warung-warung kopi dan pekan (pajak) di Kecamatan Singkil.

Selain PNS, Personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) juga mendapati sejumlah kepala dinas dan tenaga kontrak/honorer yang sedang asik duduk di warung kopi (Warkop) saat jam kerja.

Kasat Pol PP WH Ahmad Yani didampingi Kabid Perundang-undangan Daerah dan Peningkatan SDM, Sakirin, Kamis (4/6/2020) mengatakan, selain PNS dan Tenaga Kontrak ada juga pejabat yang terjaring dalam operasi pengawasan.

Dijelaskannya, operasi penertiban ASN dilakukan berdasarkan surat edaran (SE) Gubernur Aceh Nomor:440/7734, tentang larangan bagi ASN dan Tenaga Kontrak/Honorer berada di warung kopi serta tempat keramaian serta dalam pengawasan Protokol Kesehatan dalam Tatanan Normal Baru (New Normal) Produktif dan Aman Corona Virus Desease (COVID-19) di Aceh, menindak lanjuti SE Mendagri Nomor:440/3160/SJ tanggal 15 Mei 2020.

Operasi pengawasan akan dilaksanakan setiap hari sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan sesuai perintah Bupati Aceh Singkil kedepan akan diberikan sanksi tegas sesuai PP 53 tahun 2010, Pasal 1 ayat 1 dan Pasal 3 ayat 11, tentang Peraturan disiplin PNS.

“Meski operasi perdana masih sebatas sosialisasi, namun kedepan jika masih ada yang melanggar akan diberikan sanksi tegas sesuai PP 53, mulai dari membuat surat pernyataan hingga rekomendasi kepada BKPSDM untuk penanganan penindakannya,” tegas Yani yang menyebutkan penertiban dilakukan berdasarkan rapat bersama dengan Tim Gugus Tugas di Polres Aceh Singkil dalam rangka sosialisasi dan penerapan New Normal.

Para PNS yang terjaring operasi langsung diberikan teguran lisan serta himbauan tentang surat edaran gubernur Aceh dan perintah Bupati untuk dipatuhi.

Reporter : Saleh