Bayi dengan Usus Berada di Luar Perut Lahir di Kisaran

oleh -353 views
Kondisi Bayi malang asal Asahan saat dirawat. ORBIT/Amin

Kisaran – ORBIT: Pihak Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP-HAM) Medan saat ini menangani bayi perempuan asal Kabupaten Asahan yang dilahirkan dengan dengan kondisi usus di luar tubuhnya. B

Bayi ini diketahui anak pertama pasangan Nurul Azmi Ritonga (25) dan Syahyanti Solin (25). Bayi ini lahir pada tanggal 31 Oktober 2018, pukul 09.30 WIB di klinik bersalin di Kisaran secara normal.

Kepada wartawan, Azmi mengaku usai menikah awal 2018, ia dan istrinya berangkat ke Palembang mengais rezeki bekerja di salah satu pabrik. Tak lama berumahtangga, istrinya Syahyanti Solin mengandung anak pertama mereka.

“Selama mengandung istri saya rutin memeriksa kandungan di bidan dan tidak ada keluhan. Usia kandungan memasuki 3 sampai 4 bulan, gerak sang bayi aktif,” ujarnya.

Azmi menambahkan, istrinya juga kerap mengkonsumsi makanan yang sehat sesuai anjuran dari bidan dan selalu mengikuti perkembangan kandungan sang istri. Pada bulan Agustus, ia dan istri kembali ke Kisaran, guna menanti kelahiran sang anak.

Sebelum melahirkan, tutur Azmi, istrinya ada dua kali memeriksa kandungan ke RS swasta yang berbeda di Kisaran. Oleh pihak rumah sakit, disebutkan jika janin yang dikandung ada kelainan di bagian ususnya. “Tapi kami tidak percaya ada kelainan, karena gerak si bayi aktif terus. Lalu kami pun memeriksakan kondisi kandungan ke rumah sakit swasta lainnya pada bulan September, dan berdasarkan hasil USG disebutkan tidak ada kelainan. Sehingga kami pun lega,” terangnya.

Namun 31 Oktober, bayinya yang berinisial AASR baru ketahuan ususnya berada di luar tubuh. Melihat kondisi anaknya oleh Azmi, sang bayi pun langsung dirujuk ke RSUD Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, untuk kemudian dirujuk kembali ke RSUP HAM guna perawatan lebih intensif.

Azmi mengaku memang dokter belum memberi tahu apa penyebab anaknya bisa lahir dengan seperti ini. Ia berharap tim medis yang di RS Adam Malik dapat memperbaiki kondisi usus anaknya.

Sementara itu, Kasubag Humas RSUP HAM, Rosario Dorothy Simanjuntak mengakui tengah merawat bayi tersebut. Dirawat sejak 31 Oktober 2018, pukul 18.00 WIB.

“Bayi tersebut tidak lahir di rumah sakit ini. Data yang kami terima bayi lahir dengan berat badan 4 Kg, dengan kondisi usus berada di luar. Tapi keadaan umumnya yang cukup stabil,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (1/11/2018).

Rosa menyebutkan bayi tersebut saat ini dirawat di Ruangan Feto Maternal-Neonatologi dan ditangani oleh dokter spesialis bedah anak.

“Bayi dalam keadaan diinfus, serta bagian usus yang berada di luar sudah dibungkus dengan bahan khusus,” jelasnya. Od-Amn