AXA Mandiri Siapkan Produk Menengah Bawah

oleh -67 views

MEDAN | Tercatat selama terjadinya Pandemi Covid-19, kinerja industri asuransi selama Pandemi menurun. Data itu berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 5 Sumbagut.

Bila dilihat dari premi untuk jenis asuransi jiwa, asuransi jiwa syariah, asuransi umum dan asuransi umum syariah tercatat ada sebanyak Rp12 triliun lebih pada tahun Desember 2019 namun terjadi penurunan hingga Rp10 triliun pada Desember 2020 atau menurun hingga -16 persen.

“Kondisi ekonomi di masa pandemi Covid-19 mengakibatkan meningkatnya angka kemiskinan. Karena itu OJK mengeluarkan peraturan untuk penundaan pembayaran baik di bank atau di asuransi karena pandemi,” kata Kabag Pengawasan Pasar Modal Kantor OJK Regional 5 Sumbagut, Risca Bernadetta dalam diskusi mengenai Tantangan dan Peluang Industri Asuransi Jiwa di 2021 secara virtual, Rabu (19/5/2021).

Risca melanjutkan begitu pula pada klaim asuransi juga mengalami penurunan hingga -12 persen tercatat pada Desember 2019 ada sebanyak Rp 9 triliun lebih namun pada Desember 2020 klaim asuransi menurun menjadi Rp 7 triliun lebih.

“Meski terjadi pandemi Covid-19 tapi prospek asuransi kesehatan dan jiwa masih tetap ada. Karena masyarakat masih ada yang membeli asuransi. Maka literasi mengenai asuransi harus terus digencarkan serta memanfaatkan informasi technology atau IT,” sebut Risca.